Diskriminasi Perempuan Pekerja Perkebunan Kelapa Sawit Swasta di Kabupaten Kuantan Singingi
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v4i2.1190Kata Kunci:
Diskriminasi Kerja, Perempuan Pekerja, Perkebunan Kelapa SawitAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memahami bentuk-bentuk diskriminasi kerja yang dialami oleh perempuan pekerja di perkebunan kelapa sawit swasta di Kabupaten Kuantan Singingi. Kajian ini dianalisis menggunakan pendekatan teori feminis sosialis, khususnya teori nature dan nurture, dengan metode penelitian kualitatif. Subjek utama dalam penelitian ini adalah perempuan pekerja perkebunan kelapa sawit, sedangkan informan tambahan terdiri dari pekerja laki-laki dan mandor perawatan sawit. Pemilihan subjek dilakukan secara purposif dengan mempertimbangkan beberapa kriteria, yaitu lama bekerja, tingkat pendidikan, serta jumlah tanggungan anak. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak sembilan orang, terdiri dari lima orang perempuan pekerja, dua orang pekerja laki-laki, dan dua orang mandor. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga bentuk utama diskriminasi kerja yang dialami oleh perempuan pekerja, yaitu marginalisasi, stereotipe, dan beban ganda. Bentuk diskriminasi ini berkaitan erat dengan sejumlah faktor, seperti status perkawinan, pembagian kerja berdasarkan jenis kelamin dan kekuatan fisik, serta norma sosial yang berlaku di lingkungan kerja. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa diskriminasi kerja terhadap perempuan pekerja perkebunan tidak terlepas dari konstruksi sosial yang menempatkan perempuan pada peran domestik, seperti mengurus anak dan rumah tangga, sehingga mereka lebih banyak ditempatkan pada jenis pekerjaan perawatan sawit yang dianggap sesuai dengan peran tradisional.
Unduhan
Referensi
A.Lippa, R. (2008). Gender, Nature, and Nurture (Debra Riegert (ed.); Pertama). Taylor & Francis e-Library.
Alamona, J., Zakarias, J. D., & Kawung, E. J. R. (2017). Marginalisasi Gender Dalam Pengmbilan Keputusan (Studi Kualitatif Kaum Perempuan Di Lembaga Legislatif Kota Manado). Holistik, X(20), 1–19.
Efri Novianto, S. M. (2015). Implementasi Program Pemberdayaan Perempuan Dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender Di Kabupaten Kutai Kartanegara. Jurnal Borneo Administrator, 11(2), 201–220. https://doi.org/10.24258/jba.v11i2.197
Fakih, D. M. (2013). Analisis Gender & transformasi sosial (T. Rahardjo (ed.); Cetakan Ke).
Hartmann, H. (1981). “The Unhappy Marriage of Marxism and Feminism.” Ed. Lydia sergeant. Boston: South End Press.
Hasanah, D. U. (2018). Kekerasan Dan Diskriminasi Terhadap Perempuan Dalam Pandangan Hukum. Jurnal Harkat : Media Komunikasi Gender, 12(2), 109–116. https://doi.org/10.15408/harkat.v12i2.7564
Hazani, I. A., Taqwa, R., & Abdullah, R. (2020). Peran Pekerja Perempuan dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga Migran di Kecamatan Ilir Barat I Kota Palembang. Populasi, 27(2), 13. https://doi.org/10.22146/jp.55146
Iftitah, A., Puspitasari, N. R., Yulianti, N., Putra, M. T. P., & Kunarso. (2023). Kesetaraan Gender Dalam Hukum Ketenagakerjaan. Eksekusi : Jurnal Ilmu Hukum Dan Administrasi Negara, 1(2), 31–46. https://doi.org/10.55606/eksekusi.v1i2.471
Iptek, J., & Lipi, R. (2021). Rencana Strategis. https://doi.org/351.077 Ind r
Murdyanto. (2024). Metode Penelitian Kualitatif (E. Damayanti (ed.); Pertama). Widina Media Utama. https://repository.penerbitwidina.com/media/publications/568101-metode-penelitian-kualitatif-teori-metod-eb8d5bcc.pdf
Ningsih, E. S. (2019). Ketidakadilan Gender Di Kalangan Pekerja Pada Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit (Studi Kasus Pada Pekerja Wanita Di Pt.Sima Agung Prima Sawit Di Desa Sandaran Kecamatan Sandaran Kabupaten Kutai Timur). EJournal Sosiatri-Sosiologi, 7(2), 49–61. https://ejournal.ps.fisip-unmul.ac.id/site/wp-content/uploads/2019/04/01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (04-08-19-01-56-55).pdf
Ritzer, G., & Goodman, D. J. (2007). Teori Sosiologi Modern. Kecana Prenata Media Group: Jakarta.
Rohani, M., & Arifin, M. (2023). Ketidakadilan Gender Pada Buruh Perempuan di Desa Tengin Baru Kecamatan Sepaku. E-Journal Pembangunan Sosial, 11(2), 61–72.
RosalizaMita. (2015). Wawancara Sebuah Interaksi Komunikasi Dalam Penelitian Kualitatif. In Jurnal Ilmu Budaya (Vol. 11, Issue 2, pp. 71–79). https://media.neliti.com/media/publications/100164-ID-wawancara-sebuah-interaksi-komunikasi-da.pdf
Sabariman, H. (2019). Perempuan Pekerja (Status Dan Peran Pekerja Perempuan Penjaga Warung Makan Kurnia). Oktober, 2019(2), 162–175. https://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=1762518&val=11711&title=PEREMPUAN PEKERJA STATUS DAN PERAN PEKERJA Perempuan Pekerja (Status Dan Peran Pekerja Perempuan Penjaga Warung Makan Kurnia)
Saleh, S. (2017). Analisis Data Kualitatif. In H. Upu (Ed.), Analisis Data Kualitatif (Pertama, Vol. 1). Penerbit Pustaka Ramadhan. https://core.ac.uk/download/pdf/228075212.pdf
Sjahrir, S. (1982). Sosialisme Indonesia Pembangunan: Kumpulan Tulisan Sultan Sjahrir. Leppenas.
Subur, P. C. (2024). Profil Perusahaan.
Suwastini, N. K. A. (2013). Perkembangan Feminisme Barat Dari Abad Kedelapan Belas Hingga Postfeminisme: Sebuah Tinjauan Teoretis. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(1), 198–208. https://doi.org/10.23887/jish-undiksha.v2i1.1408
Thavany, S. P., Muplihah Al Shofi, H. N., & Nurhayati, N. (2024). Diskriminasi Gender Dan Budaya Patriarki Pada Novel Entrok Karya Okky Madasari Dalam Kajian Sastra Feminisme. Jurnal Media Akademik (Jma), 2(5). file:///C:/Users/user/Downloads/DISKRIMINASI+GENDER+DAN+BUDAYA+PATRIARKI+PADA+NOVEL+ENTROK+KARYA+OKKY+MADASARI+DALAM+KAJIAN+SASTRA+FEMINISME.pdf
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Utami Permata Andi Islami, Rina Susanti

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










