Partisipasi Orang Muda Katolik Terhadap Katekese Digital Berbasis Instagram @Instakatolik Di Yogyakarta

Penulis

  • Maria Theodora Dhone Universitas Sanata Dharma
  • Carolus Borromeus Mulyatno Universitas Sanata Dharma

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i1.2213

Kata Kunci:

partisipasi, orang muda, Katolik, katekese digital, Instagram

Abstrak

Kemajuan teknologi digital telah mengubah berbagai aspek kehidupan manusia, terutama di kalangan generasi muda. Dalam konteks kehidupan beriman, media sosial seperti Instagram menjadi sarana potensial untuk pewartaan iman dan pembinaan rohani melalui katekese digital. Penelitian ini bertujuan untuk memahami partisipasi orang muda Katolik terhadap katekese digital di Instagram, serta menelaah faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi keterlibatan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap tiga orang muda Katolik berusia 17–30 tahun yang aktif menggunakan Instagram dan mengenal akun-akun katekese Katolik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi terhadap katekese digital pada umumnya positif karena konten dinilai relevan, menarik, dan mudah dipahami. Namun demikian, tingkat partisipasi masih cenderung pasif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Instagram memiliki potensi besar sebagai media pewartaan iman yang efektif, apabila didukung oleh kualitas konten yang baik, pendampingan pastoral yang memadai, serta keterlibatan aktif dari kaum muda. Temuan ini diharapkan menjadi masukan bagi pelayan pastoral dalam mengembangkan bentuk katekese digital yang lebih kreatif, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan generasi muda masa kini.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Braun, V. and Clarke, V. Using Thematic Analysis in Psychology. Qualitative Research in Psychology, 3, 77-101. 2006 http://dx.doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Campbell, H. (2010). When Religion Meets New Media. London: Routledge.

Congregation for the Clergy. (2020). General Directory for Catechesis. Vatican: Libreria Editrice Vaticana.

Data Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. (2024). Statistik Pengguna Internet dan Media Sosial Indonesia. Jakarta: Kominfo.go.id.

Dewi, L. (2023). Tantangan Katekese Digital di Era Generasi Z: Studi Kasus Instagram Paroki X. Jurnal Pastoral Digital, 2(1), 15–30.

Eka Putri, dkk. Pemanfaatan Media Sosial Instagram @divisihumaspolri Sebagai Media Iklan Layanan Masyarakat Citra, Jurnal Cyber PR, Volume 4, No. 1, Juni 2024, Hal. 69 – 81

Emmeria Tarihoran, Peran katekese Digital Sebagai Media Pengembangan Iman Kaum Muda Kristiani Masa Kini. Vol. 4 No. 5 (2024): Mei, https://doi.org/10.56393/intheos.v4i5.2129

Gale, S., Tanureja, I. S., & Warsono, A. T. E. (2023). Manfaat Penggunaan Media Sosial Instagram Bagi Orang Muda Katolik Nusa Tenggara Timur Di Yogyakarta. JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik, 23(2), 232-243.

Jenkins, H., Ford, S., & Green, J. (2013). Spreadable Media: Creating Value and Meaning in a Networked Culture. New York: NYU Press.

Keuskupan Agung Semarang. (2023). Pedoman Pastoral OMK dalam Era Digital. Semarang: Komisi Kepemudaan.

Komisi Komsos KWI., 2018, Pedoman Penggunaan Media Sosial. Jakarta: Komsos KWI & Ditjen IKP Kemenkominfo.

Lestari, I., & Wijaya, A. I. K. D. (2020). Pengaruh Instagram Terhadap Keterlibatan Orang Muda Katolik Dalam Hidup Menggereja. CREDENDUM: Jurnal Pendidikan Agama, 2(1), 82-90.

Natalia, A. (2022). Preferensi Konten Katekese Digital di Kalangan Orang Muda Katolik. Jurnal Teologi dan Pastoral, 8(1), 77–92.

Paus Fransiskus. (2019). Christus Vivit. Vatikan: Libreria Editrice Vaticana.

Pontifical Council for Social Communications. (2020). Faith Communication in the Digital World. Vatican.va.

Prensky, M. (2001). Digital Natives, Digital Immigrants., 9 (5), 1–6. On the Horizon

Putra, Y. (2021). Efektivitas Konten Visual dalam Meningkatkan Partisipasi Katekese Digital di Kalangan Remaja. Jurnal Komunikasi Sosial, 12(2), 45–60.

RADEN, L. (2024). Pengaruh Media Sosial terhadap Partisipasi Orang Muda Katolik dalam Hidup Menggereja Ditinjau dari Dekrit Inter Mirifica dan Implikasinya bagi Karya Pastoral Kaum Muda di Paroki Sta. Maria Diangkat ke Surga Rejeng (Doctoral dissertation, IFTK LEDALERO).

Renita, Y. R. (2023). Manfaat Aplikasi E-Katolik Bagi Penghayatan Iman Orang Muda Katolik (Studi Kasus di Stasi Fransiskus Xaverius Gandusari) (Doctoral dissertation, STKIP Widya Yuwana)

Sari, D. N., & Basit, A. (2020). Media sosial Instagram sebagai media informasi edukasi. Persepsi: Communication Journal, 3(1), 23-36.

Setyaningsih, R. (2021). Partisipasi Orang Muda dalam Katekese Digital Berbasis Media Sosial. Jurnal Kateketik Indonesia, 14(3), 33–48.

Tapscott, D. (2009). Grown Up Digital: How the Net Generation is Changing Your World. New York: McGraw-Hill.

Widiatmoko, A. D. (2020). Pengaruh Instagram Terhadap Keterlibatan Orang Muda Katolik Dalam Hidup Menggereja Di Paroki Santo Willibrordus Cepu (Doctoral dissertation, STKIP Widya Yuwana Madiun).

Diterbitkan

2026-02-25

Cara Mengutip

Dhone, M. T., & Mulyatno , C. B. . (2026). Partisipasi Orang Muda Katolik Terhadap Katekese Digital Berbasis Instagram @Instakatolik Di Yogyakarta. Arus Jurnal Psikologi Dan Pendidikan, 5(1), 80–88. https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i1.2213

Terbitan

Bagian

Artikel