Pandangan Hukum Islam Mengenai Mijur Potang Setelah Acara Walimatul urs di Kediaman Perempuan ( Studi Kasus Di Jorong Sopo Bawak Nagari Sungain Aur Kabupaten Pasaman Barat)
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i1.2311Kata Kunci:
Hukum, Islam, Mijur PotangAbstrak
Skripsi ini berjudul Pandangan Hukum Islam Mengenai Mijur Potang Setelah Acara Walimatul Urs Di Kediaman Perempuan ( Studi Kasus di Jorong Sopo Bawak Nagari Sungai Aur Kecamatan Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat). Yang disusun oleh Yulia Deni, Nim; 1121049 Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Al Syakhshiyyah) Fakultas Syari’ah Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Latar belakang penulis melakukan penelitian ini diawali dengan adanya kebiasaan masyarakat Jorong Sopo Bawak yaitu adanya Tradisi Mijur Potang. Dimana tradisi ini menunjukkan bahwasanya bagi yang tidak melaksakan Mijur Potang maka keluarganya tersebut akan menjadi perbincangan di Jorong Sopo Bawak tersebut. Adapun tujuan penelitian ini ingin mendeskripsikan bagaimana proses pelaksanaan Mijur Potang di kediaman perempuan dan panangan hukum Islam tentang Mijur Potang di kediaman perempuan. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan dengan jenis kualitatif dengan sumber data primer yaitu hasil wawancara dengan pihak-pihak tertentu yang menjawab penelitian ini, dan sumber data sekunder dari buku-buku, jurnal, skripsi terkait dengan tema penelitian. Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari penelitian yang penulis temukan, dapat diambil kesimpulan bahwa pelaksanaan Mijur Potang yang di laksanakan setelah selesainya resepsi pernikahan di Jorong Sopo Bawak. Adapun Tujuan di laksanakannya Mijur Potang ini untuk tidak jadi pergunjingan dan tidak di kucilkan di dalam masyarakat Jorong Sopo Bawak. Mijur Potang di kejorongan Sopo Bawak Kecamatan Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat dikategorikan sebagai 'urf klas (Khusus) karena hanya terdapat di daerah tertentu dan dilakukan pada saat-saat tertentu saja, Juga dikatakan sebagai 'urf sahih karena tidak bertentangan dengan syari'at Islam.
Unduhan
Referensi
Agus, B. (n.d.). Islam dan pembangunan: Islam dan Muslim. PT RajaGrafindo Persada.
Ali, M. (2005). Hukum Islam: Pengantar ilmu hukum dan tata hukum Islam di Indonesia. RajaGrafindo Persada.
Ash-Shan‘ani, M. bin I. al-A. (2011). Subul as-salām syarḥ bulūgh al-marām (M. Isnan, Penerj.; Cet. ke-5). Darus Sunnah Press.
Ashshofa, B. (1996). Metode penelitian hukum. Rineka Cipta.
Attamimi, N. (2010). Fiqih munakahat. Hilliana Press.
Badawi, A. ‘A. (n.d.). Al-wajīz: Fiqih Islam dalam Al-Qur’an dan as-sunnah as-shaḥīḥah. Pustaka As-Sunnah.
Darajat, Z., dkk. (1995). Ilmu fiqih. Dana Bhakti Wakaf.
Djalil, B. (2010). Ilmu ushul fiqh (Jilid 1–2). Kencana Prenadamedia Group.
Djazuli, A. (2005). Ilmu fiqh: Penggalian, perkembangan, dan penerapan hukum Islam. Kencana Prenadamedia Group.
Habizar. (2025, May 4). Wawancara dengan perangkat adat Jorong Sopo Bawak.
Ibnu Hajar al-Asqalani. (2006). Bulūgh al-marām (A. I. al-Astari, Penerj.; Cet. ke-2). At-Tibyan.
Khallaf, A. W. (1993). Masādir al-tasyrī‘ al-islāmī fīmā lā naṣṣa fīhi (Cet. ke-6). Dār al-Qalam.
Mardani. (2015). Hukum Islam: Pengantar ilmu hukum Islam di Indonesia. Pustaka Pelajar.
Rafiq, A. (2002). Hukum Islam di Indonesia (Cet. II, revisi). PT RajaGrafindo Persada.
Rahmawati, T. (2021). Fiqih munakahat 1. Bangkes Kadur Pamekasan.
Rosyadi, I. (2005). Kedudukan al-‘ādah wa al-‘urf dalam bangunan hukum Islam. Jurnal Suhuf, 17(1).
Saebani, B. A. (2001). Fiqh munakahat I. Pustaka Setia.
Soekanto, S. (1986). Pengantar penelitian hukum. UI Press.
Syirazi, I. al-. (1995). Al-muhadzdzab fī fiqh al-imām al-syāfi‘ī (Jilid 2). Dār al-Fikr.
Ustad Apif. (2025, May 5). Wawancara dengan pengurus Masjid Jorong Sopo Bawak.
Warga Jorong Sopo Bawak. (2024, October 15). Wawancara dengan masyarakat setempat.
Zionis, R. M. (n.d.). Posisi al-‘urf dalam struktur bangunan hukum Islam.
Zuhaili, W. (2011). Fiqh al-islāmī wa adillatuhu (Jilid 7). Gema Insani.
Zuhaili, W. al-. (1989). Al-fiqh al-islāmī wa adillatuhu (Jilid 7). Dār al-Fikr.
Zuhaili, W. al-. (2008). Ushūl al-fiqh al-islāmī (Vol. II, Cet. ke-16). Dār al-Fikr.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Yulia Deni

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










