Doomscrolling dan Information Overload pada Generasi Z: Studi Pustaka Tentang Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Penulis

  • Jeni Oktaviani Universitas Negeri Islam Sultan Syarif Kasim Riau
  • Miftahuddin Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • M. Fahli Zatrahadi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Kata Kunci:

Doomscrolling, Information Overload, Kesehatan Mental, Generasi Z, Regulasi Diri

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena doomscrolling dan information overload beserta implikasinya terhadap kesehatan mental Generasi Z melalui pendekatan studi literatur. Latar belakang penelitian ini didasari oleh eskalasi intensitas penggunaan media sosial yang memunculkan paparan informasi negatif secara repetitif. Pendekatan metodologis yang diterapkan merupakan penelitian kualitatif dengan teknik analisis literatur terhadap beragam artikel ilmiah relevan pada periode 2022–2026. Temuan penelitian mengindikasikan adanya keterkaitan mutual antara doomscrolling dan information overload dalam memengaruhi kondisi psikologis individu, termasuk kecemasan, stres, serta kelelahan emosional. Lebih lanjut, kelebihan informasi turut menimbulkan degradasi fungsi kognitif, seperti konsentrasi dan pengambilan keputusan. Penelitian ini juga mengungkap bahwa regulasi diri serta strategi coping berfungsi sebagai faktor protektif dalam memitigasi dampak negatif dari penggunaan media sosial. Dengan demikian, diperlukan penguatan literasi digital dan pengelolaan penggunaan media secara prudent guna mempertahankan kesehatan mental Generasi Z.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Ardelisma, A., Nurban, & Khairifa, F. (2026). Pengaruh Doomscrolling Dan Literasi Media Sosial Terhadap Kelelahan Digital Gen Z Di Medan: Studi Kuantitatif. Jurnal Ilmu Komunikasi UHO: Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi , 11(1), 10-25.

Beyens, I., Pouwels, J. L., van Driel, I. I., Keijsers, L., & Valkenburg, P. M. (2020). The effect of social media on adolescents’ well-being: Evidence from a three-wave longitudinal study. Nature Communications, 11(1), 1–8. https://doi.org/10.1038/s41467-020-18074-5

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Dewi, F. I. R. (2021). Intervensi kemampuan regulasi diri. Yogyakarta: ANDI..

Firmansyah, F. A., & Ardelia, V. (2026). Pengaruh Doomscrolling terhadap Kecemasan Pada Emerging Adult. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 13(1), 1-11.

Fitria, Z. A. (2021). Informasi Covid-19 dan kecemasan sosial. Widya Komunika, 11(1), 66–78.

Graf, B., & Antoni, C. H. (2022). Drowning in the flood of information: A meta-analysis on the relation between information overload, behaviour, experience, and health and moderating factors. European Journal of Work and Organizational Psychology, 32(2), 173–198. https://doi.org/10.1080/1359432X.2022.2118051

Hansya, M. R. (2024). Pengaruh doomscrolling terhadap mental well-being dimediasi oleh psychological distress pada pengguna media sosial X. Skripsi. Universitas Airlangga, Surabaya.

Kenny, P. Cognitive overload in the digital age: The impact of information fatigue on mental well-being. Journal of Digital Psychology, 5(2), 2020, hlm. 88-101.

Meshi, D., Tamir, D. I., & Heekeren, H. R. (2020). The emerging neuroscience of social media. Trends in Cognitive Sciences, 24(9), 651–663. https://doi.org/10.1016/j.tics.2020.05.004

Natalia, A. E. S., dkk. (2025). Doomscrolling Pada Kesehatan Mental Generasi Z. Jurnal Ilmiah Citra Nusantara (JICN)t, 2(6), 13609-13618.

Nathasya, D. (2024). Uses & gratification pengaruh motif terhadap kepuasan konten podcast Volix Media terhadap Generasi Z. Widya Komunika, 14(1), 1–7.

Price, M., Legrand, A. C., Brier, Z. M. F., van Stolk-Cooke, K., Peck, K., Dodds, P. S., Danforth, C. M., & Adams, Z. W. (2022). Doomscrolling during COVID-19: The negative association between daily social and traditional media consumption and mental health symptoms during the COVID-19 pandemic. Psychological Trauma: Theory, Research, Practice, and Policy, 14(8), 1338–1346. https://doi.org/10.1037/tra0001202

Salisbury, L. (2022). On not being able to read: Doomscrolling and anxiety in pandemic times. Textual Practice, 37(6), 887–918. https://doi.org/10.1080/0950236X.2022.2056767

Santrock, J. W. (2019). Perkembangan masa hidup. Jakarta: Erlangga.

Shabahang, R., Aruguete, M. S., & McCutcheon, L. E. (2023). Doomscrolling and psychological distress: A cross-sectional study among young adults. Current Psychology, 42(15), 12876–12884. https://doi.org/10.1007/s12144-021-02636-7

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Syakira, N. R., Ifdil, I., & Khairati, A. I. (2025). Analisis doomscrolling pada mahasiswa berdasarkan jenis kelamin, usia, dan intensitas penggunaan media sosial. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 13(1), 22-35.

Usman, S., Huma, T., & Akbar, M. R. (2025). Impact of Doom Scrolling on Mental Well-being among Media Students in Karachi. Journal of Media Studies, 8(1), 55-70.

Winarko, H. B. (2023). Kecemasan Digital: Penggunaan Media Sosial dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental Remaja Indonesia. Jurnal Psikologi Sosial, 11(3), 190-205.

Zed, M. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-17

Cara Mengutip

Oktaviani, J., Miftahuddin, & Zatrahadi, M. F. . (2026). Doomscrolling dan Information Overload pada Generasi Z: Studi Pustaka Tentang Dampaknya terhadap Kesehatan Mental. Arus Jurnal Psikologi Dan Pendidikan, 5(2), 649–655. Diambil dari http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/ajpp/article/view/2569

Terbitan

Bagian

Artikel