Hubungan Antara Self-Regulation dengan Fear Of Missing Out (Fomo) pada Mahasiswa Pgsd Pengguna Tiktok Universitas Sarjawiyata Tamansiswa
Self-Regulation dan Fear of Missing Out (FoMO) pada Mahasiswa PGSD
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i2.2631Kata Kunci:
self-regulation, Fear of Missing Out (FoMO), TikTok, mahasiswa PGSD.Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara self-regulation dan Fear of Missing Out (FoMO) pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa pengguna TikTok. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala self-regulation dan skala Fear of Missing Out (FoMO). Penelitian dilakukan pada mahasiswa PGSD Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa pengguna TikTok dengan jumlah subjek sebanyak 175 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan teknik korelasi Product Moment Pearson dengan bantuan aplikasi Jamovi versi 2.6.44. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara self-regulation dan Fear of Missing Out (FoMO) pada mahasiswa PGSD Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa pengguna TikTok dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = -0,202 dan nilai signifikansi p = 0,007 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi kemampuan self-regulation maka semakin rendah tingkat Fear of Missing Out (FoMO) pada mahasiswa, begitu juga sebaliknya semakin rendah kemampuan self-regulation maka semakin tinggi tingkat Fear of Missing Out (FoMO). Hasil kategorisasi menunjukkan bahwa variabel self-regulation sebagian besar berada pada kategori sedang sebanyak 91 mahasiswa (52%), sedangkan variabel Fear of Missing Out (FoMO) sebagian besar berada pada kategori tinggi sebanyak 73 mahasiswa (41,7%). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa sumbangan efektif self-regulation terhadap Fear of Missing Out (FoMO) sebesar 4,1%, sedangkan 95,9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Unduhan
Referensi
Cahyati, M. D., Suhadianto, & Rista, K. (2025). Regulasi Diri dan Fear of Missing Out (FOMO) pada Mahasiswa Pengguna TikTok Ma’rifatullillah Destiana Cahyati. Jiwa:Jurnal Psikologi Indonesi, 3 (1)(01), 36–46. https://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/jiwa
Handayani, A., & Aviani, Y. I. (2023). Hubungan Regulasi Diri Dengan Fear of Missing Out Pada Mahasiswa Baru Pengguna Aplikasi Tiktok. CAUSALITA : Journal of Psychology, 1(3), 116–123. https://doi.org/10.62260/causalita.v1i3.76
Hasna, A., & Prasetiawan, H. (2022). Upaya Meningkatkan Self-Regulated Learning Melalui Konseling Kelompok Realitas Pada Siswa SMA Negeri 7 Yogyakarta. 6(2), 297–305. https://doi.org/10.26539/teraputik.621285
Influence, T. H. E., & On, O. F. S. (2025). ( Bimbingan dan Konseling : Teori dan Praktik ) THE INFLUENCE OF SELF-REGULATION ON ACADEMIC PROCRASTINATION WITH SOCIAL MEDIA FOMO AS A MODERATOR. 09(2).
Kolinug, C. E. S., & Prasetya, B. E. A. (2022). Hubungan Antara Harga Diri Dengan Fear of Missing Out Pada Remaja Pengguna Media Sosial Di Sma Negeri 1 Manado. Psikopedia, 2(3), 445–454. https://doi.org/10.53682/pj.v2i3.3538
Kusnadi, M. L., & Suhartanto, P. E. (2022). Hubungan antara Regulasi Diri dengan Fear of Missing Out (FoMO) pada Mahasiswa Pengguna Media Sosial. Suksma: Jurnal Psikologi Universitas Sanata Dharma, 3(2), 19–29. https://doi.org/10.24071/suksma.v3i2.4933
Nurul Natasha, Rini Hartati, & Auliya Syaf. (2022). Hubungan antara Regulasi Diri dengan Fear of Missing Out (FoMO) pada Mahasiswa di Pekanbaru. Bandung Conference Series: Psychology Science, 2(3), 775–779. https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPS/article/view/4875
Oktari, M., & Utami, R. H. (2024). The Relationship of Self-Regulation to Online-Fear of Missing Out ( On- FoMO ) in Famale Adolescent K-Pop Fans Hubungan Regulasi Diri terhadap Online-Fear of Missing Out ( On-FoMO ) pada Remaja Perempuan Penggemar K-Pop. 2(1), 20–26.
Ramadhan, M. R., Rachman, A., Jamain, R. R., & Mangkurat, U. L. (n.d.). Pengaruh Self Esteem , Self-regulation , dan Self Concept Terhadap Fomo pada Mahasiswa Bimbingan dan Konseling. 0738(3), 696–709.
Sinambela, C. M. L. (2023). Hubungan Antara Regulasi Diri Dengan Fear Of Missing Out Media Sosial Pada Pengguna Instagram Generasi Z Di Kota Medan. Skripsi, 25. https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/21323%0Ahttps://repositori.uma.ac.id/jspui/bitstream/123456789/21323/1/198600093 - Charly Mario Leonard Sinambela - Fulltext.pdf
Soetikno, N., & Andreane, C. (2022). Hubungan Antara Regulasi Diri Dan Fear of Missing Out Pada Remaja Pengguna Youtube. Versi Cetak), 6(3), 750–756.
Tri Kurniawati, & Andhita Dyorita Khoiryasdien. (2025). Hubungan antara Self - Esteem dengan Fear of Missing Out (FOMO) pada Gen Z di Jawa Timur. EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies, 5(1), 510–525. https://doi.org/10.47467/edu.v5i1.6579
Urifan, M. F., & Pravesti, C. A. (2025). Hubungan Antara Self-Esteem dengan Fear of Missing Out (FoMO) Siswa SMA. G-Couns: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 9(2), 1236–1246. https://doi.org/10.31316/g-couns.v9i2.6265
Wati, V. A., Pratikto, H., & Aristawati, A. R. (2022). Fear of missing out pada remaja di Surabaya: Bagaimana peranan regulasi diri? INNER: Journal of Psychological Research, 2(3), 297–303.
Wibaningrum, G., & Aurellya, C. D. (2020). Fear of Missing Out Scale Indonesian Version : An Internal Structure Analysis. 9(2), 75–82.
Wicaksono, K. S., & Hadiyati, F. N. R. (2019). Hubungan Antara Harga Diri Dengan Fear of Missing Out Pada Mahasiswa Tahun Pertama Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Jurnal EMPATI, 8(2), 368–372. https://doi.org/10.14710/empati.2019.24400
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Maria Adventa Wango, Flora Grace P

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










