Gambaran Job Demand Resource pada Pekerja di JABODETABEK
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i2.2769Kata Kunci:
job demand, job resource, JD-R, pekerja, JABODETABEKAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran job demand dan job resource pada pekerja di wilayah JABODETABEK berdasarkan model Job Demands-Resources (JD-R). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 385 pekerja yang berasal dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, dengan rentang usia 22–54 tahun. Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling. Instrumen yang digunakan merupakan kuesioner berbasis model JD-R yang mengukur dimensi job demand (tekanan kerja, tuntutan kognitif, tuntutan emosional, konflik peran, dan gangguan) serta job resource (otonomi, dukungan sosial, umpan balik, kesempatan pengembangan, dan pelatihan). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dengan membandingkan mean empirik dan mean hipotetik untuk menentukan kategorisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa job demand dan job resource berada pada kategori tinggi. Pada dimensi job demand, tekanan kerja, tuntutan kognitif, dan gangguan berada pada kategori tinggi, sedangkan tuntutan emosional dan konflik peran berada pada kategori sedang. Pada dimensi job resource, seluruh dimensi berada pada kategori tinggi dengan pelatihan sebagai dimensi tertinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa pekerja di JABODETABEK menghadapi tuntutan kerja yang tinggi, namun juga didukung oleh sumber daya kerja yang memadai. Meskipun demikian, terdapat indikasi ketidaksesuaian antara tuntutan emosional yang relatif tinggi dengan sumber daya yang dominan berupa pelatihan, sehingga diperlukan perhatian organisasi dalam menyediakan sumber daya yang lebih relevan untuk mengatasi tuntutan emosional.
Unduhan
Referensi
Aini, N. N., Rosadi, B., & Alhadihaq, M. Y. (2023). Model permintaan pekerjaan–sumber daya untuk kesejahteraan dan produktivitas karyawan. COSTING: Journal of Economic, Business and Accounting, 7(1). https://doi.org/10.31539/costing.v7i1.6227
Azwar, S. (2013). Penyusunan skala psikologi (Edisi ke-2). Pustaka Pelajar.
Azwar, S. (2019). Reliabilitas dan validitas (Edisi ke-4). Pustaka Pelajar.
Badan Pusat Statistik. (2024). Keadaan ketenagakerjaan Indonesia 2024. Badan Pusat Statistik.
Bakker, A. B., & de Vries, J. D. (2021). Job demands–resources theory and self-regulation: New explanations and remedies for job burnout. Anxiety, Stress, & Coping, 34(1), 1–21. https://doi.org/10.1080/10615806.2020.1797695
Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2007). The job demands-resources model: State of the art. Journal of Managerial Psychology, 22(3), 309–328. https://doi.org/10.1108/02683940710733115
Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2014). Job demands–resources theory. In C. Cooper (Ed.), Wellbeing: A complete reference guide (Vol. III, pp. 37–64). Wiley-Blackwell.
Bennett, N., & Lemoine, G. J. (2014). What VUCA really means for you. Harvard Business Review, 92(1–2), 27–42.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.
Demerouti, E., Bakker, A. B., Nachreiner, F., & Schaufeli, W. B. (2001). The job demands-resources model of burnout. Journal of Applied Psychology, 86(3), 499–512. https://doi.org/10.1037/0021-9010.86.3.499
Galanakis, M., & Tsitouri, E. (2022). Positive psychology in the working environment. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(5), 1–18. https://doi.org/10.3390/ijerph19052762
Lesener, T., Gusy, B., & Wolter, C. (2019). The job demands-resources model: A meta-analytic review of longitudinal studies. Work & Stress, 33(1), 76–103. https://doi.org/10.1080/02678373.2018.1529065
McKinsey & Company. (2023). The state of organizations 2023: Ten shifts transforming organizations. McKinsey & Company.
Muzakir, H., & Islam, A. (2024). Hubungan faktor pekerjaan dengan stres kerja pada perawat di Rumah Sakit Daerah Jakarta Timur. Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal), 14(2), 77–84. https://doi.org/10.32695/jkt.v14i2.354
Naidoo-Chetty, M., & du Plessis, M. (2021). Job demands and job resources of academics in higher education. SA Journal of Industrial Psychology, 47, 1–13. https://doi.org/10.4102/sajip.v47i0.1871
Puspanegara, A., Maudina, D. L., & Rusmianingsih, N. (2023). Hubungan beban kerja dengan kepuasan kerja perawat pelaksana di instalasi rawat inap Rumah Sakit Juanda Kuningan Tahun 2023. Journal of Public Health Innovation, 4(1), 217–226. https://doi.org/10.34305/jphi.v4i01.966
Raosoft Inc. (2004). Raosoft sample size calculator. http://www.raosoft.com/samplesize.html
Rhamdani, I., & Wartono, M. (2019). Hubungan antara shift kerja, kelelahan kerja dengan stres kerja pada perawat. Jurnal Biomedika dan Kesehatan, 2(3), 104–110. https://doi.org/10.18051/JBiomedKes.2019.v2.104-110
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.
World Economic Forum. (2020). COVID-19: How digital investments can help the recovery. World Economic Forum.
Yudita, Y. (2023). Pengaruh job demands-resources (JD-R) terhadap job satisfaction melalui work engagement dan burnout pada perawat di RSUD Labuang Baji Makassar (Tesis Magister, Universitas Hasanuddin).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Hendrico Gaspersz, Frieska Soplantila

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










