The Effect of Movie Scene Clips on Seventh-Grade Students' English-Speaking Performance: A Quasi-Experimental Study in an Indonesian EFL Context
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i2.3257Kata Kunci:
Potongan Adegan Film, Performa Berbicara, Kuasi-Eksperimen, Skor N-Gain, Siswa Sekolah Menengah Pertama, Pembelajaran Bahasa Inggris Sebagai Bahasa AsingAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komponen performa berbicara yang memperoleh peningkatan N-Gain tertinggi pada siswa yang diajar menggunakan potongan adegan film (movie scene clips) serta untuk menguji apakah terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan antara siswa yang diajar menggunakan potongan adegan film dan siswa yang diajar menggunakan aktivitas berbicara berbasis buku teks. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pola non-equivalent control group yang melibatkan 42 siswa kelas tujuh pada sebuah sekolah menengah pertama di Surabaya, terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen memperoleh perlakuan berupa potongan adegan film Zootopia berdurasi tiga sampai empat menit melalui teknik menyimak tiga tahap, sedangkan kelas kontrol mengikuti pembelajaran berbicara konvensional berbasis buku teks dengan topik yang sama. Performa berbicara diukur melalui tes lisan sebelum dan sesudah perlakuan yang dinilai oleh dua penilai menggunakan rubrik analitis adaptasi CEFR level A2 pada lima komponen, yaitu akurasi pelafalan, kelancaran, intonasi, kepercayaan diri, dan ekspresi. Data dianalisis dengan skor Normalized Gain (N-Gain), uji normalitas Shapiro-Wilk, dan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akurasi pelafalan, kelancaran, dan kepercayaan diri memperoleh rerata N-Gain tertinggi dan identik sebesar 0,92, diikuti intonasi (0,80) dan ekspresi (0,77); seluruhnya berada pada kategori efektivitas tinggi. Uji Mann-Whitney U menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok pada seluruh komponen (p = 0,000 < 0,05), sementara kelas kontrol hanya berada pada kategori rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa potongan adegan film dapat menjadi media pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan aspek linguistik sekaligus aspek afektif keterampilan berbicara siswa sekolah menengah pertama.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 M. Reza Pahlevi, Sueb, Fulviana Arraisah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










