Rekonstruksi Epistemik Era Digital melalui Perspektif Paradigma Ilmiah Kuhn: Analisis Literatur Filsafat Ilmu
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.1880Kata Kunci:
rekonstruksi epistemik, era digital, paradigma KuhnAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis rekonstruksi epistemik di era digital melalui perspektif paradigma ilmiah Thomas Kuhn dalam konteks budaya post-truth. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan. Data dikumpulkan melalui identifikasi literatur, katalogisasi dokumen, serta pembacaan mendalam, lalu dianalisis menggunakan analisis tematik secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama: pergeseran otoritas epistemik menuju algoritma, krisis verifikasi sebagai bentuk anomali ilmiah, meningkatnya risiko etis–epistemik, dan munculnya kebutuhan reorientasi epistemologi digital. Temuan ini memperlihatkan bahwa era digital memunculkan tekanan paradigmatik yang menandai fase krisis dalam kerangka Kuhn. Penelitian menyimpulkan bahwa transformasi epistemik ini memiliki implikasi luas bagi pengembangan teori epistemologi digital, literasi kritis, dan regulasi pengetahuan berbasis algoritma. Kajian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi manifestasi krisis epistemik pada konteks sosial dan institusional yang lebih spesifik.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Sul Padli, Nurul Syahruni, Muhammad Syukur, M. Ridwan Said Ahmad

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














