Labuan Bajo Tourism Development Efforts: A Case Study Of The 42nd Asean Summit
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.1886Kata Kunci:
Organiasai Regional, KTT ASEAN, Destinasi Wisata, Labuan BajoAbstrak
Labuan Bajo adalah tujuan wisata terkenal di mancanegara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan destinasi wisata di Labuan Bajo melalui KTT ASEAN ke-42. Metode yang digunakan adalah analisis jaringan kata kunci untuk membagi subtopik terkait ASEAN di database Scopus dan pendekatan Qualitative Data Analysis Software (QDAS) pada Vosviewer untuk menganalisis data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Labuan Bajo memiliki potensi wisata yang sangat baik melalui gugusan pulau-pulau kecil, pantai yang eksotik, perairan yang jernih, dan keanekaragaman hayati di sekitar Taman Nasional Komodo. Program pengembangan destinasi wisata meliputi peningkatan kapasitas desa wisata, pengembangan homestay, infrastruktur pendukung, dan pengelolaan destinasi berkelanjutan. Dengan pengembangan destinasi yang terencana dan berkelanjutan, Labuan Bajo dapat menjadi destinasi wisata yang berkualitas, menarik wisatawan dan memberikan manfaat sosial dan ekonomi yang positif. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat untuk mempromosikan pariwisata berkelanjutan di Labuan Bajo.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Nonia Sakka Lebang, Ahmad Muhardin Hadmar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














