Studi Historis Tentang Krisis Kepemimpinan Pasca Wafatnya Nabi Muhammad Saw

Penulis

  • Zahra Kusuma Wardana Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Ahmad Maftuh Sujana Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Reza Dwi Rahmah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Neng Lia Setiawati Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Hilyatun Nisa Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Keysa Olivia Ramadanti Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.1947

Kata Kunci:

Historis, Krisis, Kepemimpinan

Abstrak

 

Krisis kepemimpinan yang terjadi setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu peristiwa paling krusial dalam sejarah Islam karena menjadi titik awal terbentuknya sistem kekhalifahan sekaligus lahirnya berbagai perbedaan politik dan teologis dalam tubuh umat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor penyebab munculnya krisis tersebut, proses penunjukan Abu Bakar sebagai khalifah pertama, serta dampaknya terhadap dinamika sosial-politik umat Islam dan lahirnya berbagai sekte seperti Sunni, Syiah, dan Khawarij. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, penelitian ini menelaah literatur klasik dan modern serta menganalisis hubungan antara krisis suksesi dan perkembangan teologi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis kepemimpinan dipicu oleh ketiadaan ketentuan eksplisit tentang suksesi, perbedaan pandangan antara Muhajirin dan Anshar, dinamika tribal, serta perbedaan konsep legitimasi kepemimpinan. Proses penunjukan Abu Bakar melalui musyawarah di Saqifah menjadi model awal kepemimpinan politik Islam, namun juga menyisakan ketegangan yang kemudian melahirkan polarisasi politik. Konflik antara kelompok pendukung Ali, pendukung konsensus sahabat, dan kelompok ekstrem Khawarij berkembang menjadi perpecahan teologis yang memengaruhi pembentukan mazhab dan aliran dalam Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa krisis pasca wafatnya Nabi tidak hanya bersifat politis, tetapi juga menjadi fondasi bagi keragaman pemikiran Islam sekaligus sumber konflik internal yang terus berlanjut hingga masa kini.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2025-12-20

Cara Mengutip

Kusuma Wardana, Z., Ahmad Maftuh Sujana, Reza Dwi Rahmah, Neng Lia Setiawati, Nisa, H. ., & Keysa Olivia Ramadanti. (2025). Studi Historis Tentang Krisis Kepemimpinan Pasca Wafatnya Nabi Muhammad Saw. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(3), 4575–4581. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.1947

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama