Larangan Childfree dalam Perspektif Sadd Adz Dzariah
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.1957Kata Kunci:
Childfree, Sadd Adz-Dzari’ah, Hukum Keluarga IslamAbstrak
Skripsi ini berjudul “Larangan Childfree dalam Perspektif Sadd Adz-Dzari‟ah”, disusun oleh Rati Winda Yanti, NIM 1121142, dari Program Studi Hukum Keluarga Islam (Al-Ahwal Al- Syakhsiyyah), Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Fenomena childfree merujuk pada keputusan sadar seseorang untuk tidak memiliki anak dalam bentuk apa pun, baik anak kandung, tiri, maupun adopsi. Gagasan ini memiliki akar dalam feminisme radikal yang melihat ketimpangan gender sebagai akibat dari perbedaan biologis, di mana perempuan dianggap dirugikan karena hanya mereka yang dibebani tanggung jawab keibuan. Oleh sebab itu, kaum feminis radikal menolak sistem patriarki dan menjadikan childfree sebagai wujud dari kebebasan perempuan. Penelitian ini berangkat dari dua pertanyaan utama: apa saja faktor yang melatarbelakangi munculnya pilihan hidup childfree, dan bagaimana pandangan Sadd Adz-Dzari’ah terhadap fenomena tersebut?. Metode yang digunakan dalam skripsi ini adalah penelitian kepustakaan (library research), dengan sumber utama diperoleh melalui studi literatur. Penulis menerapkan pendekatan kualitatif dengan cara eksploratif dan analitis untuk memperoleh pemahaman yang mendalam dan menyeluruh terhadap objek kajian.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Rati Winda Yanti, Elkhairati

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














