Praktik Kesabaran dalam Aktivitas Memancing: Studi Etnografi Pemancing Waduk Melati
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.2135Kata Kunci:
Kesabaran, Memancing, Etnografi, Waduk MelatiAbstrak
Penelitian etnografi ini mengkaji konstruksi sosial dan praktik nyata dari kesabaran dalam komunitas pemancing Waduk Melati. Dengan metode observasi partisipatif dan wawancara mendalam, studi ini mengeksplorasi bagaimana nilai kesabaran tidak hanya dipahami sebagai sikap pasif menunggu, tetapi diwujudkan sebagai serangkaian ritual, pengetahuan ekologis, dan interaksi sosial yang kompleks. Temuan mengungkap bahwa kesabaran dibentuk melalui hubungan dinamis antara pemancing dengan lingkungan (cuaca, perilaku ikan), peralatan, serta sesama anggota komunitas. Proses menunggu yang panjang ditransformasi menjadi ruang untuk refleksi diri, perawatan mental, dan penguatan solidaritas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam konteks hobi memancing, kesabaran berfungsi sebagai kompetensi kultural yang aktif dikembangkan, yang mengubah waktu kosong menjadi pengalaman yang bermakna dan memperkaya identitas komunal para pemancing.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Muhamad Wuddy Agnia Ihsan, Ibrahim Basyarahil, Muhamad Lutfi Azizi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














