Praktik Kesabaran dalam Aktivitas Memancing: Studi Etnografi Pemancing Waduk Melati

Penulis

  • Muhamad Wuddy Agnia Ihsan Universitas PTIQ Jakarta
  • Ibrahim Basyarahil Universitas PTIQ Jakarta
  • Muhamad Lutfi Azizi Universitas PTIQ Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.2135

Kata Kunci:

Kesabaran, Memancing, Etnografi, Waduk Melati

Abstrak

Penelitian etnografi ini mengkaji konstruksi sosial dan praktik nyata dari kesabaran dalam komunitas pemancing Waduk Melati. Dengan metode observasi partisipatif dan wawancara mendalam, studi ini mengeksplorasi bagaimana nilai kesabaran tidak hanya dipahami sebagai sikap pasif menunggu, tetapi diwujudkan sebagai serangkaian ritual, pengetahuan ekologis, dan interaksi sosial yang kompleks. Temuan mengungkap bahwa kesabaran dibentuk melalui hubungan dinamis antara pemancing dengan lingkungan (cuaca, perilaku ikan), peralatan, serta sesama anggota komunitas. Proses menunggu yang panjang ditransformasi menjadi ruang untuk refleksi diri, perawatan mental, dan penguatan solidaritas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam konteks hobi memancing, kesabaran berfungsi sebagai kompetensi kultural yang aktif dikembangkan, yang mengubah waktu kosong menjadi pengalaman yang bermakna dan memperkaya identitas komunal para pemancing.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2025-12-29

Cara Mengutip

Ihsan, M. W. A., Basyarahil, I. ., & Azizi, M. L. . (2025). Praktik Kesabaran dalam Aktivitas Memancing: Studi Etnografi Pemancing Waduk Melati. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(3), 5403–5409. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.2135

Terbitan

Bagian

Artikel