Analisis Kebijakan Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor pada Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah di Provinsi Banten

Penulis

  • Widya Tiara Damayanti Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Siti Nayla Rahmadani Nasution Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Siti Khaila Mirza Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Muhammad Fathan Pradypta Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Naufal Hisyam Mulyadi Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Nur Muhammad Iqbal Universitas Muhammadiyah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.2231

Kata Kunci:

Pajak Kendaraan Bermotor, Pemutihan Pajak, Pendapatan Asli Daerah, Provinsi Banten

Abstrak

Pajak Kendaraan Bermotor (PPN) merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PPN) yang paling signifikan di Indonesia, termasuk di Provinsi Banten. Namun, realisasi pendapatan PPN belum sepenuhnya optimal karena tingginya tunggakan pajak dan rendahnya kepatuhan wajib pajak, kondisi yang semakin diperparah oleh gangguan ekonomi akibat pandemi COVID-19. Sebagai respons, Pemerintah Provinsi Banten menerapkan kebijakan amnesti PPN melalui Keputusan Gubernur No. 286/2025 untuk mendorong penyelesaian tunggakan, meningkatkan kepatuhan, dan meningkatkan pendapatan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan amnesti PPN dan meneliti dampaknya terhadap optimalisasi Pendapatan Asli Daerah di Provinsi Banten. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan data sekunder, analisis dokumen kebijakan, dan tinjauan studi empiris yang relevan. Data pendapatan PPN dan PPN (BBNKB) dari tahun 2020 hingga 2024 dianalisis untuk menilai hasil kebijakan. Temuan menunjukkan bahwa kebijakan amnesti pajak berdampak positif dan signifikan terhadap peningkatan pendapatan daerah dan pengurangan tunggakan pajak dalam jangka pendek, sekaligus berkontribusi pada pembaruan basis data kepemilikan kendaraan bermotor. Namun demikian, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa efektivitas kebijakan tersebut tidak sepenuhnya berkelanjutan, karena program amnesti yang berulang berisiko menimbulkan moral hazard dan melemahkan disiplin wajib pajak jangka panjang. Studi ini berkontribusi pada literatur tentang kebijakan fiskal daerah dengan menyoroti pentingnya mengintegrasikan program amnesti pajak dengan layanan digital, penegakan hukum yang konsisten, dan komunikasi publik yang berkelanjutan. Temuan tersebut menyiratkan bahwa kebijakan amnesti pajak harus dirancang sebagai instrumen insidental dan dilengkapi dengan reformasi struktural untuk memastikan optimalisasi pendapatan yang berkelanjutan dan kepatuhan wajib pajak jangka panjang.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2025-12-30

Cara Mengutip

Damayanti , W. T., Nasution , S. N. R. ., Mirza , S. K., Pradypta , M. F. ., Mulyadi, N. H. ., & Iqbal , N. M. (2025). Analisis Kebijakan Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor pada Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah di Provinsi Banten. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(3), 5689–5695. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.2231

Terbitan

Bagian

Artikel