Hubungan Riwayat Ibu Hamil KEK dan BBLR dengan Status Gizi Balita di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Wanaraya

Penulis

  • Dwi Endah Apriliani Universitas Sari Mulia
  • Hairiana Kusvitasari Universitas Sari Mulia
  • Fitri Yuliana Universitas Sari Mulia
  • Nita Hestiyana Universitas Sari Mulia

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajst.v4i2.2621

Kata Kunci:

BBLR, KEK, status gizi balita

Abstrak

Perkembangan masalah gizi di Indonesia saat ini semakin kompleks, banyak masalah gizi kurang yang masih tinggi dan belum teratasi. Berdasarkan data profil kesehatan Indonesia penyebab kematian neonatal adalah bayi dengan berat lahir rendah (BBLR) yaitu sebesar 7150 (35,3%) kasus. Selain BBLR, nutrisi ibu saat hamil  KEK berpengaruh pada terhambatnya pertumbuhan intrauterine balita. Menganalisis hubungan riwayat ibu hamil KEK dan BBLR dengan status gizi balita di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Wanaraya. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan case control. Populasi berjumlah 715 balita di Wilayah Kerja Puskesmas Wanaraya pada bulan Januari-Desember tahun 2024. Teknik sampling kelompok kasus dengan total sampling sebanyak 171 Balita Status Gizi Tidak Normal. Teknik pengambilan sampel pada kelompok kontrol menggunakan simple random sampling sebanyak 171 balita status gizi normal. Analisis chie square. Status gizi balita dari 342 balita terdapat 171 (50%) balita dengan status gizi tidak normal dan normal, riwayat KEK ibu hamil dari 342 responden terdapat 48 (14%) ibu hamil dengan riwayat KEK, kejadian BBLR terdapat 26 (7,6%). Hasil chie square didapatkan p value 1,000 untuk hubungan riwayat ibu hamil KEK dengan status gizi balita dan hubungan BBLR dengan status gizi didapatkan p value 0,683. Tidak terdapat hubungan riwayat ibu hamil KEK dan BBLR dengan status gizi balita di Wilayah Kerja UPD Puskesmas Wanaraya.

Diterbitkan

2026-10-22

Cara Mengutip

Dwi Endah Apriliani, Kusvitasari, H. ., Yuliana, F. ., & Hestiyana, N. . (2026). Hubungan Riwayat Ibu Hamil KEK dan BBLR dengan Status Gizi Balita di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Wanaraya. Arus Jurnal Sains Dan Teknologi, 4(2), 346–354. https://doi.org/10.57250/ajst.v4i2.2621

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama