Perbandingan Pemodelan Jumlah Kematian Bayi di Kabupaten Konawe Selatan dengan Pendekatan Regresi Zero-Inflated Poisson dan Regresi Binomial Negatif

Penulis

  • Muhammad Ihwal Universitas Halu Oleo
  • Irma Yahya Universitas Halu Oleo
  • Makkulau Universitas Halu Oleo
  • Wa Ode Ananda Nurmawaddah Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajst.v4i2.3480

Kata Kunci:

Kematian Bayi, Zero-Inflated Poisson, Binomial Negatif, Overdispersi, AIC

Abstrak

Angka kematian bayi merupakan indikator penting dalam target Sustainable Development Goals (SDGs) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Penelitian ini bertujuan memperoleh model terbaik untuk data kematian bayi yang bersifat cacahan serta berpotensi mengalami overdispersi dan kelebihan nol, dengan menggunakan regresi Zero-Inflated Poisson (ZIP) dan regresi Binomial Negatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa data mengalami overdispersi sehingga model regresi Poisson tidak sesuai digunakan. Pemodelan dilakukan melalui pengujian signifikansi model menggunakan uji rasio likelihood (uji G) dan pengujian parameter menggunakan uji Wald. Berdasarkan nilai Akaike Information Criterion (AIC), model ZIP memiliki nilai AIC sebesar 92,655 dan model Binomial Negatif sebesar 92,31. Model terbaik yang diperoleh adalah regresi Binomial Negatif karena memiliki nilai AIC yang lebih kecil. Model ini mampu mengakomodasi karakteristik data serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap jumlah kematian bayi di Kabupaten Konawe Selatan.

Diterbitkan

2026-10-20

Cara Mengutip

Ihwal, M., Irma Yahya, Makkulau, & Wa Ode Ananda Nurmawaddah. (2026). Perbandingan Pemodelan Jumlah Kematian Bayi di Kabupaten Konawe Selatan dengan Pendekatan Regresi Zero-Inflated Poisson dan Regresi Binomial Negatif. Arus Jurnal Sains Dan Teknologi, 4(2), 317–325. https://doi.org/10.57250/ajst.v4i2.3480

Terbitan

Bagian

Artikel