Penerapan Teori Seni Rupa dalam konteks Meningkatkan Hasil BelajarSiswa SMK Negeri 2 Gowa pada Pembelajaran Tata Rias (Face Painting)
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v4i2.1315Kata Kunci:
Pendidikan Seni Rupa, Tata Rias, Face Painting, Hasil BelajarAbstrak
Pendidikan seni rupa memiliki peran penting dalam meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa, khususnya dalam bidang tata rias seperti Face Painting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan teori seni rupa dalam konteks meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI Jurusan Kecantikan di SMK Negeri 2 Gowa. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one-shot case study, melibatkan 11 siswa sebagai sampel yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teori seni rupa secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa, dengan peningkatan nilai posttest dan persentase kategori tinggi mencapai 81,19%. Selain itu, implementasi unsur-unsur seni rupa seperti warna, garis, dan bentuk secara lebih variatif dan harmonis meningkatkan estetika karya Face Painting siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan teori seni rupa dalam pembelajaran Tata Rias (Face Painting) sangat efektif digunakan dan memiliki pengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa.
Unduhan
Referensi
Afifah, H. n., Siregar, J. S., & Jubaedah, L. (2023). Persepsi alumni program studi pendidikan tata rias terhadap kesesuaian kurikulum tata rias dengan kompetensi modifikasi rias pengantin yogya putri. Jurnal Tata Rias, 12(2), 104-114. https://doi.org/10.21009/jtr.12.1.10
Beng, J. T., Lusiana, F., Larasati, K., & Tiatri, S. (2021). Penjajakan penerapan sistem manajemen pengetahuan di sekolah menengah kejuruan. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 5(1), 293. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v5i1.10002.2021
Creswell, J. W. (2015). Educational Research: Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative Research, Enhanced Pearson eText with Loose-Leaf Version--Access Card Package. Fifth Edition. (Edisi Kelima). Pearson Education, Inc.
Dewantara, Ki Hajar. 1977. Pendidikan: Pemikiran, Konsepsi, Keteladanan, Sikap Merdeka. Yogyakarta: Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa.
Freire, Paulo, (2007), Politik Pendidikan: Kebudayaan, Kekuasaan dan Pembebasan (terjemahan), Yogyakarta: REaD dan Pustaka Pelajar.
Julaeha, S. and Pitriani, H. (2023). Peran dan tanggung jawab masyarakat terhadap pendanaan pendidikan. Jurnal Pelita Nusantara, 1(2), 227-232. https://doi.org/10.59996/jurnalpelitanusantara.v1i2.199
Kusumawardani, N., Meidasari, E., & Sukmasari, D. (2023). Peningkatan kompetensi wirausaha ekonomi kreatif bagi siswa kejuruan melalui produk kerajinan tangan. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 2(4), 478-482. https://doi.org/10.59025/js.v2i4.166
Nurai’ni, A. & Lutfiani, D. (2014). Peningkatan Keterampilan Merias Wajah Karakter Melalui Pelatihan bagi Siswa Kelas XI Tata Kecantikan Rambut SMK Negeri 1 Lamongan. Jurnal Tata Rias, 3(01), hal. 271-276. https://doi.org/10.26740/jtr.v3n01.p%25p
Pamadhi, Hajar. 2012. Pendidikan Seni: Hakikat, Kurikulum Pendidikan Seni, Habitus Seni, dan Pengajaran Seni Untuk Anak. Yogyakarta: UNY Press.
Pratama, M. R., & Suherman, S. (2024). Landasan Filosofis Pendidikan Seni Rupa: Sebuah Tinjauan Literatur. Maktabatun: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi, 4(2), 36-41. Retrieved from https://ummaspul.e-journal.id/RMH/article/view/8697
Rahmawati, Y. (2023). Peran pendidikan sosial dalam membentuk karakter individu. JUPSI: Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia, 1(2), 41-46. https://doi.org/10.62238/jupsijurnalpendidikansosialindonesia.v1i2.56
Sari, T. A. (2018). Peningkatan Keterampilan Make Up Panggung dan Face Painting melalui Pelatihan pada Cheerleaders Di Smk Giki 1 Surabaya. Jurnal Tata Rias, 7(01), hal. 99-105. https://doi.org/10.26740/jtr.v7n01.p%p
Shafa, Z., Supiani, T., & Hidayah, N. (2023). Pengembangan e-modul berbasis figma pada pembelajaran tata rias karakter horor. Journal of Comprehensive Science (JCS), 2(1), 292-305. https://doi.org/10.59188/jcs.v2i1.207
Siregar, C. K., Karnadi, H., & Renaningtyas, L. (2017). Perancangan Karya Fotografi Glow in the Dark Face Painting Sebagai Sarana Pencitraan Batik Surabaya. Jurnal Desain Komunikasi Visual Adiwarna, Vol. 1.
Soehardjo, A. J. 2012. Pendidikan Seni: Dari Konsep Sampai Program. Malang: Universits Negeri Malang
Sugiyono. 2016. Metode Penlitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Suherman, S., Syarif, I., Elihami, E., & Melbourne, M. (2022). Local wisdom in the era of industrial revolution 4.0 in the context of art education. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(2), 2035-2042. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i2
Suherman. 2016. “Pendidikan Seni dan Penyadaran”. Dalam Paradigma Pendidikan Seni (Deddy Irawan, [ed.]). Hal. 1-18. Yogyakarta: Thafa Media.
Yani, M. Y., Widiartini, N. K., & Sudirtha, I. G. (2021). Tata rias pengantin bali madya khas kabupaten jembrana. Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, 12(1), 32-42. https://doi.org/10.23887/jppkk.v12i1.32286
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Musfir Rizal Pratama, Suherman, Muhammad Gazali

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










