Kesehatan Mental Perempuan Sandwich Generation: Studi pada Wanita Bekerja Usia Produktif
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v4i3.1767Kata Kunci:
sandwich generation, perempuan bekerja, kesehatan mental, stres, dukungan sosialAbstrak
Fenomena sandwich generation menjadi tantangan baru dalam dinamika sosial dan psikologis, terutama bagi perempuan usia produktif yang bekerja. Mereka harus menyeimbangkan peran sebagai pencari nafkah, pengasuh anak, dan pendukung orang tua yang menua secara simultan. Tekanan peran ganda ini berisiko menurunkan kesehatan mental, terutama dalam bentuk stres, kecemasan, dan kelelahan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kesehatan mental perempuan dalam kelompok sandwich generation serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei pada 150 responden perempuan bekerja usia 25–45 tahun yang merawat anak dan orang tua secara bersamaan. Instrumen yang digunakan mencakup General Health Questionnaire (GHQ-12) dan skala dukungan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada dalam tingkat stres sedang hingga tinggi. Dukungan sosial dari pasangan dan lingkungan kerja menjadi faktor protektif terhadap penurunan kesehatan mental. Sebaliknya, jam kerja yang panjang dan rendahnya kontrol terhadap waktu pribadi memperburuk kondisi psikologis responden. Studi ini menekankan pentingnya intervensi berbasis kebijakan kerja yang fleksibel dan penguatan jejaring sosial sebagai strategi promotif dan preventif terhadap penurunan kesehatan mental perempuan sandwich generation.
Unduhan
Referensi
Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik Ketenagakerjaan Indonesia 2022. Jakarta: BPS. https://www.bps.go.id
Cohen, S., & Wills, T. A. (1985). Stress, social support, and the buffering hypothesis. Psychological Bulletin, 98(2), 310–357. https://doi.org/10.1037/0033-2909.98.2.310
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.
Dewa, C. S., Loong, D., Bonato, S., & Joosen, M. C. (2021). The effectiveness of workplace mental health interventions in improving employee outcomes: A systematic review. Work, 68(1), 23–45. https://doi.org/10.3233/WOR-203236
Etikan, I., Musa, S. A., & Alkassim, R. S. (2016). Comparison of convenience sampling and purposive sampling. American Journal of Theoretical and Applied Statistics, 5(1), 1–4. https://doi.org/10.11648/j.ajtas.20160501.11
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Goode, W. J. (1960). A theory of role strain. American Sociological Review, 25(4), 483–496. https://doi.org/10.2307/2092933
Handayani, T., & Rosanti, H. (2020). Psychological well-being perempuan bekerja yang merawat anak dan orang tua. Jurnal Psikologi Ulayat, 7(2), 205–218. https://doi.org/10.24854/jpu
Hobfoll, S. E. (1989). Conservation of resources: A new attempt at conceptualizing stress. American Psychologist, 44(3), 513–524. https://doi.org/10.1037/0003-066X.44.3.513
Lee, Y. S., & Tang, F. (2023). Mental health challenges of the sandwich generation in aging societies: Evidence from South Korea. Aging & Mental Health, 27(4), 719–727. https://doi.org/10.1080/13607863.2022.2034897
Mulia, R. D., & Syam, R. F. (2023). Dampak jam kerja terhadap kesehatan mental pekerja perempuan di sektor urban. Jurnal Psikologi Sosial Indonesia, 10(1), 33–45.
Putri, A. K., & Harjanti, D. (2021). Peran ganda perempuan sebagai sandwich generation dan dampaknya terhadap kesejahteraan psikologis. Jurnal Psikologi Keluarga Indonesia, 5(2), 101–114. https://doi.org/10.24854/jpki.v5i2.2111
Putri, R. A., & Harjanti, D. (2021). Peran sandwich generation dan pengaruhnya terhadap burnout pada wanita bekerja. Jurnal Psikologi Ulayat, 8(2), 122–133. https://doi.org/10.24854/jpu112
Sari, D. W., & Nuraini, L. (2022). Pengaruh dukungan sosial terhadap stres kerja pada wanita pekerja usia produktif. Jurnal Psikologi Sosial, 9(1), 32–44. https://doi.org/10.26740/jpsi.v9n1.p32-44
Setyaningsih, R., Nugroho, A. M., & Lestari, A. D. (2019). Konflik peran dan stres kerja pada perempuan bekerja yang sudah menikah. Jurnal Psikologi Insight, 1(2), 87–96. https://doi.org/10.36769/insight.v1i2.24
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Topp, C. W., Østergaard, S. D., Søndergaard, S., & Bech, P. (2015). The WHO-5 well-being index: A systematic review of the literature. Psychotherapy and Psychosomatics, 84(3), 167–176. https://doi.org/10.1159/000376585
Wardhani, F., & Saputra, E. R. (2020). Stres dan burnout pada pekerja perempuan yang merawat orang tua lanjut usia. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(1), 71–80. https://doi.org/10.26553/jikm.v11i1.1082
World Health Organization. (2023). Mental health: Strengthening our response. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mental-health-strengthening-our-response
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Hani Amila M, Mirza Aulia Ismunanda

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










