Tazkiyatun Nafs dan Tantangan Digital: Integrasi Psikologi Islam dalam Menjaga Kesehatan Mental
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i1.2126Kata Kunci:
Era Digital, Kesehatan Mental, Psikologi Islam, Tazkiyatun NafsAbstrak
Perkembangan teknologi digital telah membawa dampak signifikan terhadap kesehatan mental, ditandai dengan meningkatnya kecemasan, kelelahan emosional, gangguan regulasi diri, dan krisis makna hidup. Fenomena ini menunjukkan bahwa pendekatan kesehatan mental yang bersifat teknis-psikologis semata belum sepenuhnya memadai untuk menjawab kompleksitas tantangan psikologis era digital. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep tazkiyatun nafs dalam kerangka Psikologi Islam serta relevansinya dalam menjaga kesehatan mental di tengah dominasi teknologi digital. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah literatur klasik dan kontemporer yang membahas psikologi Islam, kesehatan mental, spiritualitas, serta dinamika psikologis di era digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa tazkiyatun nafs merupakan proses penyucian dan pengembangan jiwa yang berfungsi sebagai mekanisme regulasi diri spiritual, mencakup pengendalian emosi, pengelolaan dorongan nafsu, dan pencapaian ketenangan jiwa (ithmi’nan al-nafs). Dalam konteks digital, tazkiyatun nafs berperan sebagai faktor protektif yang memoderasi dampak negatif paparan teknologi terhadap kesehatan mental. Artikel ini menyimpulkan bahwa integrasi tazkiyatun nafs dalam pendekatan kesehatan mental menawarkan kerangka preventif dan transformatif yang relevan untuk menghadapi tantangan psikologis era digital.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dinda Aulia, Nurhillal Bestari, Yuliana Intan Lestari

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










