Transformasi Makna Pernikahan pada Generasi Z dalam Konteks Fenomena “Marriage Is Scary”: Tinjauan Literatur Review

Penulis

  • Pramesti Cahyani UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i1.2154

Kata Kunci:

Pernikahan itu menakutkan, perpsepsi pernikahan, ibadah, generasi Z

Abstrak

Fenomena "Marriage is Scary" di kalangan Generasi Z mencerminkan ketakutan yang berkembang terhadap pernikahan, yang dipengaruhi oleh perubahan sosial, ketidakpastian ekonomi, dan trauma emosional. Dalam ajaran Islam, pernikahan dipandang sebagai ibadah yang tidak hanya menyatukan dua individu, tetapi juga sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah, membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Namun, persepsi Generasi Z terhadap pernikahan cenderung lebih pragmatis dan penuh kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi makna pernikahan dalam perspektif Islam, serta faktor-faktor yang menyebabkan munculnya fenomena "Marriage is Scary" di kalangan generasi muda. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur, dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketakutan terhadap pernikahan disebabkan oleh trauma masa lalu, ketimpangan peran gender, kekhawatiran finansial, dan pengaruh media sosial. Oleh karena itu, untuk mengatasi persepsi negatif ini, diperlukan pendekatan pendidikan agama yang lebih mendalam mengenai pernikahan sebagai ibadah dan pentingnya pemahaman nilai-nilai spiritual dalam membangun hubungan yang harmonis dan berkah.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Adharsyah, M., Sidqi, M., & Rizki, M. A. (2024). Pernikahan dalam perspektif hukum Islam. Jurnal Syariah Dan Ekonomi Islam, 2(1), 44-53.

Anton, A., Fauziah, I. S., Firdaus, I., Munjaji, A. S., & Hasanah, N. (2025). Ketentuan Pernikahan Menurut Perspektif Islam. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(1).

Bahtiar, E. (1998). Islam dan Negara: Transformasi Pemikiran dan Praktik Politik Islam di Indonesia. Jakarta: Paramadina.

Fatmawati, F. (2024). PERNIKAHAN SAKINAH PERSPEKTIF AL-QUR’AN (Doctoral dissertation, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam).

Herdiansyah, D., & Khaira, R. (2025). Menyelami persepsi'marriage is scary'dalam perspektif religius dan emosional di konteks sosial budaya kontemporer serta faktor-faktor yang mempengaruhi: Sebuah literatur review. Prosiding Konseling Kearifan Nusantara (KKN), 4, 605-612.

Hidayat, T. (1967). Meraih Surga Dalam Hikmah Pernikahan. Jurnal Pernikahan, 5-24.

Humaidy, M. Z., & Arrofi, M. R. (2023). Pernikahan Dalam Islam. Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 2(6), 453-467.

Lutfi, F. L. F. (2025). Krisis Kesiapan Nikah Gen Z Dalam Narasi “Pernikahan Itu Menakutkan”: Relevansi Hukum Keluarga Islam Di Era Digital. Syakhshiyyah Jurnal Hukum Keluarga Islam, 5(1), 138-156.

Madjid, Nurcholish. Islam, Kemodernan, dan Keindonesiaan. Jakarta: Paramadina, 2003.

Muliansyah, B. (2023). Peran Pendidikan Agama Islam dalam Mengatasi Krisis Identitas Pada Remaja Muslim di Era Globalisasi. GUAU: Jurnal Pendidikan Profesi Guru Agama Islam, 3(3), 104-109.

Rahmawati, D. (2025). Konstruksi Makna Pernikahan pada Kalangan Muslim Gen Z di Media Sosial: Studi Kasus Penonton Konten “Marriage is Scary” di TikTok. MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial, 9(1), 82-94.

Zuhri, Saifuddin. Pernikahan dalam Perspektif Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2018.

Diterbitkan

2026-02-25

Cara Mengutip

Cahyani, P. (2026). Transformasi Makna Pernikahan pada Generasi Z dalam Konteks Fenomena “Marriage Is Scary”: Tinjauan Literatur Review. Arus Jurnal Psikologi Dan Pendidikan, 5(1), 133–140. https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i1.2154

Terbitan

Bagian

Artikel