Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Nilai-Nilai Akhlak Mulia pada Siswa Mis Muhammadiyah Pulau Tello
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i1.2345Kata Kunci:
Guru PAI, Akhlak Mulia, Pembelajaran Karakter, Strategi Pendidikan, Madrasah IbtidaiyahAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan nilai akhlak mulia pada siswa Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Pulau Tello, strategi dan metode yang digunakan, serta kendala yang dihadapi beserta upaya pemecahannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru PAI, kepala madrasah, dan beberapa siswa, serta dokumentasi kegiatan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai teladan, fasilitator pengalaman moral, mediator sosial, dan penghubung antara sekolah dan orang tua, sementara strategi pembelajaran yang diterapkan meliputi pembiasaan nilai, teladan, diskusi, role play, integrasi nilai akhlak ke mata pelajaran, serta kegiatan sosial-keagamaan. Kendala yang ditemui meliputi perbedaan latar belakang keluarga, pengaruh teman sebaya, motivasi siswa yang bervariasi, keterbatasan sarana, serta jumlah siswa yang banyak, namun upaya adaptif dan inovatif guru mampu mengatasi sebagian besar tantangan tersebut. Penelitian ini menegaskan bahwa penanaman akhlak mulia membutuhkan pendekatan holistik, kolaboratif, dan berkelanjutan, sehingga siswa dapat menginternalisasi nilai moral secara efektif dan konsisten.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Syahzirwan Melayu, Taufiq

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










