Penerapan Metode Bercerita Dengan Media Boneka Wayang Untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Reseptif Anak Kelompok B di TK Dharma Wanita Desa Wabintingi
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i2.2588Kata Kunci:
Bercerita, Bahasa Reseptif, Boneka wayangAbstrak
Penerapan Metode Bercerita Dengan Media Boneka Wayang Untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Reseptif Anak Kelompok B Di Tk Dharma Wanita Desa Wabintingi. Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo. Pembimbing I Afifah Nur Hidayah, S.Pd.I.,M.Pd dan pembimbing II Sri Yuliani M, S.Pd., M.Pd. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah penerapan metode bercerita dengan media boneka wayang dapat meningkatkan kemampuan bahasa reseptif anak kelompok B di TK Dharma Wanita Desa Wabintingi?. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa reseptif anak melalui kegiatan bercerita dengan menggunakan media boneka wayang di TK Dharma Wanita Desa Wabintingi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan anak kelompok B di TK Dharma Wanita Desa Wabintingi yang berjumlah 20 orang yang terdiri dari 13 orang anak laki-laki dan 7 orang anak perempuan. Penelitian dilaksanakan dalam II siklus. Tahapan-tahapan dalam penelitian ini mengikuti prosedur penelitian tindakan kelas yaitu,(1) Perencenaan (2) Pelaksanaan, (3) Observasi dan (4) Refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Berdasarakan analisis data dari hasil observasi mengajar guru pada siklus I diperoleh nilai persentase sebesar 82,35% dan meningkat pada siklus II menjadi 94,11%. Observasi aktivitas belajar anak pada siklus I diperoleh nilai 81,25% dan meningkat pada siklus II menjadi 93,75%. Hasil belajar anak pada siklus 1 di peroleh nilai 65% dan meningkat pada siklus II menjadi 90% . kesimpulan penelitian ini adalah kamampuan bahasa reseptif anak dapat ditingkatakan melalui kegiatan bercerita dengan media boneka wayang kelompok B TK Dharma Wanita Desa Wabintingi.
Unduhan
Referensi
Anggraini, V., Yulsyofriend, Y., & Yeni, I. (2019). Stimulasi perkembangan bahasa anak usia dini melalui lagu kreasi minangkabau pada anak usia dini. Pedagogi: Jurnal Anak Usia Dini Dan Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 73–84.
Depdiknas. (2004). Pedoman Penilain Di Taman-Kanak. 26.
Ellitan. (2009). Permendiknas No. 58 Standar Pendidikan Anak Usia Dini. 2009. Jakarta: Dikti. Экономика Региона, 19(19), 19.
Garcia, A. R., Filipe, S. B., Fernandes, C., Estevão, C., & Ramos, G. (2023). Penelitian Tindakan Kelas (1st ed.).
Hamidah, H., Amir, R., & Alam, K. (2024). Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Melalui Kegiatan Bercerita Dengan Media Wayang Gepit Kelompok B Tk Kusuma Mulia Ringinpitu Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri. Profesi Pendidikan, 5(2), 63–70.
Makhmudiyah, N., S.I, A., & F., F. A. (2023). Pengaruh Media Boneka Wayang Berbasis Budaya Kemampuan Menyimak Anak Kelompok B Di Tk Plus. 5(2),1.
Purnama, N. D., Miranda, D., & Amalia, A. (2024). Penggunaan Media Audio Visual Dalam Pengembangan Bahasa Reseptif Anak Usia 5-6 Tahun. Chatra: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 2(3), 114–121. https://doi.org/10.62238/chatra.v2i3.12
Rahmatun Cahyani. (2019). Penerapan Metode Bercerita Dengan Media Boneka Wayang Untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Reseptif Anak Di. Αγαη, 8(5), 55.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Cindriyanti, Afifah Nur Hidayah, Sri Yuliani Mustar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










