Analisis Pengelolaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit di RSIA Zainab Pekanbaru Menggunakan Metode USG dan Fishbone
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i2.2863Kata Kunci:
SIMRS, manajemen rumah sakit, metode USG, fishbone, mutu pelayananAbstrak
Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) merupakan instrumen strategis dalam mendukung efektivitas pelayanan dan pengambilan keputusan manajerial rumah sakit, namun implementasinya di RSIA Zainab Pekanbaru masih menghadapi berbagai kendala sistemik. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi aktual pengelolaan SIMRS di RSIA Zainab, mengidentifikasi akar masalah, serta merumuskan alternatif solusi perbaikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan informan kunci dan pendukung dari berbagai unit pengguna SIMRS, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan telaah dokumen. Analisis data menggunakan pendekatan PIECES untuk menilai performa sistem, metode Urgency-Seriousness-Growth (USG) untuk menentukan prioritas masalah, serta diagram fishbone untuk menelusuri akar penyebab masalah pada komponen Man, Method, Material, Machine, Money, dan Environment. Hasil penelitian menunjukkan masalah prioritas tertinggi adalah kinerja SIMRS yang belum efektif dan efisien (skor USG 15), diikuti keterbatasan SDM (skor 13) dan minimnya sarana prasarana (skor 12). Analisis fishbone mengonfirmasi bahwa permasalahan bersifat multidimensional dan saling berkaitan. Rencana intervensi disusun melalui pendekatan 5M+E mencakup pelatihan SDM, penyusunan SOP, penguatan infrastruktur, perbaikan modul sistem, alokasi anggaran, dan penguatan budaya digital guna mendukung peningkatan mutu pelayanan RSIA Zainab secara berkelanjutan.
Unduhan
Referensi
Alasmary, M., Houston, S., Pasieka, A., & Klutts, J. S. (2014). Barriers to implementing health information systems. Journal of Healthcare Information Management, 28(3), 16–23.
Alhujaili, M., Aljofan, S., & Alsaedi, F. (2020). User resistance and adoption challenges of hospital information systems. International Journal of Medical Informatics, 142, 114–112.
Andriani, E., Margianti, E. S., & Wulandari, A. (2023). Implementasi sistem informasi manajemen rumah sakit berbasis modular. Jurnal Teknologi Informasi Dan Kesehatan, 14(2), 112–124.
Fitriyani, D. (2022). Pengaruh kompetensi sumber daya manusia terhadap efektivitas sistem informasi manajemen rumah sakit. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 10(2), 88–97.
Hatta, G. (2021). Pedoman manajemen informasi kesehatan di sarana pelayanan kesehatan. Universitas Indonesia Press.
Isprasetia, R., Nurmalasari, N., Kusuma, A. R., Ramdani, A., & Setiawan, H. (2025). Pengaruh kualitas pengelolaan SIMRS terhadap efisiensi pelayanan rumah sakit. Jurnal Rekam Medis Indonesia, 9(1), 44–57.
Khalifa, M., Khalid, P., & Khan, R. (. (2015). Resistance and challenges affecting hospital information system adoption: A literature review. Studies in Health Technology and Informatics, 213, 207–210.
Kristanti, D., & Ain, N. (2023). Integrasi sistem informasi manajemen rumah sakit sebagai upaya peningkatan mutu pelayanan. Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Kesehatan, 6(1), 21–30.
Lestari, R. (2021). Hambatan infrastruktur teknologi informasi dalam implementasi SIMRS di rumah sakit daerah. Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia, 8(2), 145–155.
Luschi, A., Frosini, F., Lorenzoni, V., & Miniati, R. (2024). Integrating risk management and information systems for healthcare quality management. International Journal of Medical Informatics, 184, 105–118.
Muralidhar, V., Sharma, P., & Reddy, K. (2024). System audit practices for health information systems: A review of effectiveness. Health Informatics Journal, 30(1), 1–15.
Pujihastuti, E., & Hastuti, D. (2021). Peran data terpusat dalam meningkatkan mutu manajemen rumah sakit melalui SIMRS. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 19(3), 177–188.
Putra, D. F. H., & Handayani, P. W. (. (2023). Kesiapan akreditasi rumah sakit melalui optimalisasi sistem informasi manajemen. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 12(1), 60–70.
Rahmawati, S. (2024). Tantangan integrasi modul sistem informasi rumah sakit terhadap efisiensi pelayanan. Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Nasional, 7(2), 99–110.
Salmawati, L., & Firmansyah, A. (. (2020). Dukungan manajemen dan komitmen pimpinan dalam keberhasilan implementasi sistem informasi rumah sakit. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 23(2), 75–83.
Sari, N., Wulandari, T., & Prasetyo, B. (. (2022). Analisis kesiapan sarana dan prasarana teknologi informasi rumah sakit. Jurnal Teknologi Kesehatan Masyarakat, 9(1), 18–27.
Smith, R. (2018). Understanding hospital functions in contemporary health systems. Journal of Health Services Research, 22(1), 33–47.
Tummers, J., Kassahun, A., Tekinerdogan, B., Catal, C., & Wubben, E. (2021). Obstacles and features of health information systems. Computer Methods and Programs in Biomedicine, 198, 105–114.
Ugonabo, I., Adeyemi, T., & Okoro, C. (2023). Staff competency and supervision in hospital information system implementation. Journal of Healthcare Management Research, 11(2), 55–56.
Yuliana, R., Maulana, A., & Sutopo, H. (2021). Kompetensi sumber daya manusia sebagai faktor kunci keberhasilan penerapan SIMRS. Jurnal Ilmu Administrasi Kesehatan, 9(2), 101–112.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nur Laili Farhiyah, Hetty Ismainar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










