Hubungan Self Esteem dengan Gejala Kecemasan Sosial pada Siswa SMP Negeri I Limboto
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i2.3059Kata Kunci:
Self Esteem, Kecemasan Sosial, Siswa SMPAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan bahwa sejumlah siswa di lingkungan sekolah menunjukkan gejala kecemasan sosial, yang tampak dari rasa gugup ketika berinteraksi dengan orang lain, kurangnya rasa percaya diri dalam situasi sosial, ketakutan terhadap penilaian negatif, serta kecenderungan menghindari aktivitas yang melibatkan banyak orang. Self esteem diduga menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan kemunculan kecemasan sosial tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self esteem dengan kecemasan sosial pada siswa SMP Negeri 1 Limboto. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif dengan desain korelasional, melibatkan 201 siswa sebagai sampel yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala self esteem yang disusun berdasarkan aspek-aspek Coopersmith (1967) serta skala kecemasan sosial yang mengacu pada aspek-aspek La Greca (2001), keduanya berbentuk skala Likert dan telah teruji valid serta reliabel. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman's rho dengan bantuan program IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self esteem dengan kecemasan sosial pada siswa SMP Negeri 1 Limboto, dengan koefisien korelasi sebesar -0,283 dan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi self esteem yang dimiliki siswa, semakin rendah kecenderungan mereka mengalami kecemasan sosial, dan sebaliknya.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Maya

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










