Pengembangan dan Tata Kelola Pasar Tradisional Gotong Royong Studi Kasus: Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i2.1436Kata Kunci:
pasar tradisional, pengembangan, tata kelola, gotong royong, Kota ProbolinggoAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pengembangan dan tata kelola Pasar Tradisional Gotong Royong yang berlokasi di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Pasar tradisional sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian lokal, namun seringkali menghadapi berbagai tantangan seperti fasilitas yang kurang memadai, manajemen yang belum optimal, serta persaingan dengan pasar modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pasar dilakukan melalui sinergi antara pemerintah daerah, pengelola pasar, dan pedagang, dengan fokus pada peningkatan sarana prasarana, kebersihan, keamanan, serta pembinaan kepada pelaku usaha. Meski demikian, masih terdapat kendala dalam hal pendanaan, kesadaran pedagang terhadap pentingnya tata kelola yang baik, serta koordinasi antar pihak terkait. Penelitian ini menyarankan perlunya kebijakan pengembangan yang berkelanjutan dan partisipatif untuk menjadikan pasar tradisional sebagai pusat ekonomi yang bersaing dan berdaya saing tinggi di tengah era modernisasi.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Husni Mubaroq, Nourma Ulva Kumala Devi, Muhammad Adi Prasetyo

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













