Representasi Perempuan dan Kekerasan Simbolik dalam Film “Before, Nowandthen (NANA)” Karya Kamila Andini: Analisis Semiotika Roland Barthes

Penulis

  • Nurqistiani qistiani Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Adhi Kusuma Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i2.1625

Kata Kunci:

Representasi Perempuan, Kekerasan Simbolik, Film, Semiotika Roland Barthes, BeforeNowandThen (Nana).

Abstrak

Penelitian ini menganalisis representasi perempuan dan kekerasan simbolik dalam film Before, Now&Then (Nana) karya Kamila Andini, menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Film ini mengisahkan perjuangan batin Nana, seorang perempuan Sunda pasca-revolusi 1960-an, yang menghadapi tekanan tradisi, patriarki, dan trauma sejarah. Analisis semiotika Barthes—meliputi denotasi, konotasi, dan mitos—membantu membongkar bagaimana film ini mereproduksi dan sekaligus mengkritik ideologi patriarki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini menggunakan keheningan dan ruang domestik (rumah dan dapur) sebagai simbol kekerasan simbolik Pierre Bourdieu, yang bekerja secara halus untuk membatasi peran dan suara perempuan. Namun, film ini juga menampilkan perlawanan yang subtil melalui karakter Nana yang "kuat dalam diamnya" serta solidaritas antarperempuan (Nana dan Ino) yang menjadi strategi bertahan dan emansipasi. Secara keseluruhan, film ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media komunikasi budaya yang merekam trauma kolektif dan menantang narasi sejarah dominan yang sering membungkam pengalaman perempuan.

 

 

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2025-08-31

Cara Mengutip

qistiani, N., & Adhi Kusuma. (2025). Representasi Perempuan dan Kekerasan Simbolik dalam Film “Before, Nowandthen (NANA)” Karya Kamila Andini: Analisis Semiotika Roland Barthes. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(2), 3227–3237. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i2.1625

Terbitan

Bagian

Artikel