Praktik Komunikasi Penyiaran dalam Membangun Kepercayaan Pendengar
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v6i1.2249Kata Kunci:
praktik penyiaran, kepercayaan pendengar, radio publik, komunikasi penyiaranAbstrak
Radio sebagai media informasi publik masih memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan pendengar, khususnya pada konteks radio pemerintah daerah. Kepercayaan pendengar tidak hanya ditentukan oleh isi pesan, tetapi juga oleh praktik komunikasi penyiar dalam proses siaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis praktik komunikasi penyiaran dalam membangun kepercayaan pendengar di Radio Suara Sikka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi siaran, dokumentasi program, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan pendengar dibangun melalui kesesuaian gaya penyiaran dengan jenis program, pola penyampaian pesan, serta bentuk interaksi dengan pendengar. Program interaktif memberikan ruang kedekatan emosional antara penyiar dan pendengar, sementara program berita menekankan akurasi informasi dan pembawaan yang formal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepercayaan pendengar pada radio publik merupakan hasil dari praktik komunikasi penyiaran yang konsisten, kontekstual, dan selaras dengan batasan kelembagaan radio pemerintah daerah.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Alexander Agung Putra Parilibak, Intan Mustafa, Markus Kristian Retu

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














