Representasi Maskulinitas dalam Visual Berita: Analisis Komponen Visual pada Liputan Khusus ”7 Pandai Besi Terakhir Habipiret Sikka” di Kanal Youtube Tribunflores
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v6i1.2286Kata Kunci:
Representasi Maskulinitas, Komponen Visual, Jurnalisme Digital, Liputan Khusus YouTubeAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi maskulinitas dalam visual berita melalui penerapan komponen visual sinematografi pada video liputan khusus “7 Pandai Besi Terakhir Habipiret Sikka” di kanal YouTube Tribun Flores. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana elemen visual, seperti sudut pengambilan gambar, ukuran shot, framing, komposisi, serta kesinambungan visual, digunakan untuk membangun makna maskulinitas dalam konteks jurnalisme digital media lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi visual terhadap rangkaian frame video liputan khusus, analisis dokumentasi, serta wawancara pendukung dengan jurnalis dan kru produksi untuk memahami pertimbangan editorial dan teknis dalam proses visualisasi berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa visual berita tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap informasi, tetapi berperan aktif dalam mengonstruksi citra maskulinitas melalui representasi tubuh, aktivitas kerja, ekspresi, dan relasi subjek dengan ruang sosialnya. Komponen visual sinematografi secara konsisten menampilkan nilai-nilai maskulinitas seperti kekuatan fisik, ketangguhan, ketekunan, tanggung jawab, dan peran produktif laki-laki dalam mempertahankan tradisi dan ekonomi keluarga. Dengan demikian, visual liputan khusus di kanal YouTube Tribun Flores berfungsi sebagai media komunikasi visual yang strategis dalam membentuk makna sosial dan budaya maskulinitas dalam praktik jurnalisme digital.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Lodowik Nikodemus Kedoh, Viktor Ariestyan Sedu , Anselmus Nong Feri

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














