Peran Bisnis Berbasis Komunitas dalam Meningkatkan Solidaritas Sosial pada Masyarakat Sunda di Kota Tangerang
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v6i1.2672Kata Kunci:
Bisnis Berbasis Komunitas, Solidaritas Sosial, Budaya Sunda, Komunitas Pedagang LaksaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran bisnis berbasis komunitas dalam meningkatkan solidaritas sosial pada masyarakat Sunda di Kota Tangerang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian merupakan anggota komunitas pedagang laksa yang aktif menjalankan usaha berbasis komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bisnis berbasis komunitas berperan dalam memperkuat solidaritas sosial melalui kerja sama, gotong royong, kas bersama, dan arisan yang dilakukan secara rutin. Selain itu, hubungan sosial antar anggota diperkuat oleh penerapan nilai budaya Sunda, yaitu silih asih, silih asah, dan silih asuh. Komunitas pedagang laksa tidak hanya berfungsi sebagai wadah kegiatan ekonomi, tetapi juga berkontribusi dalam melestarikan kuliner tradisional sebagai bagian dari identitas budaya lokal. Meskipun menghadapi tantangan berupa persaingan kuliner modern dan perubahan pola konsumsi masyarakat, komunitas tetap mampu mempertahankan kebersamaan dan nilai-nilai sosial yang dimiliki. Dengan demikian, bisnis berbasis komunitas dapat menjadi sarana yang efektif dalam memperkuat solidaritas sosial sekaligus menjaga keberlangsungan budaya lokal.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Daffa Al-Farid Syaepi Putra, Rizki Setiawan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













