Timbulan dan Komposisi Sampah Kantin Universitas Islam Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Sebagai Dasar Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v6i2.2781Kata Kunci:
timbulan sampah, komposisi sampah, kantin kampus, pengelolaan sampahAbstrak
Sampah yang dihasilkan dari aktivitas konsumsi di lingkungan kampus berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Kantin kampus merupakan salah satu sumber utama timbulan sampah yang berasal dari penggunaan berbagai jenis kemasan makanan dan minuman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah timbulan serta komposisi sampah yang dihasilkan di Kantin Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan observasi langsung melalui kegiatan pengumpulan, pemilahan, dan penimbangan sampah selama tiga hari pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total timbulan sampah yang dihasilkan sebesar 24,98 kg. Komposisi sampah didominasi oleh kertas sebesar 35,63%, diikuti styrofoam 23,22%, botol plastik 19,54%, plastik 16,41%, dan sampah organic 5,20%. Berdasarkan jenisnya, sampah anorganik mencapai 94,8% dari total timbulan sampah, sedangkan sampah organik hanya sebesar 5,2%. Tingginya persentase sampah anorganik menunjukkan bahwa penggunaan kemasan sekali pakai masih menjadi penyumbang utama timbulan sampah di kantin kampus. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengelolaan sampah melalui penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), peningkatan kegiatan pemilahan sampah, serta pengurangan penggunaan kemasan sekali pakai untuk mendukung terciptanya lingkungan kampus yang berkelanjutan.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 salva ziyad, Fadilah Ramadani, Dea Safitri, Sifa Aulia, Ainun Nur Aprilia, Muhlisin Muhlisin

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













