Manajemen Event Pekan Olahraga Nasional dalam Perspektif Administrasi Publik: Studi pada Peran KONI Pusat sebagai Penyelenggara
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v6i2.2995Kata Kunci:
Manajemen Event, PON, KONI Pusat, Keprotokolan, Collaborative GovernanceAbstrak
Penelitian ini membahas manajemen event Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 dari perspektif administrasi publik, dengan fokus pada peran KONI Pusat sebagai penyelenggara dan pengarah dalam tata keprotokolan. Kajian ini penting karena PON XXI merupakan PON pertama yang diselenggarakan di dua provinsi, sehingga membutuhkan koordinasi lintas lembaga yang lebih rumit. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan Kepala Bidang Media Humas KONI Pusat sekaligus Ketua Bidang Media Humas Panwasrah Wilayah Aceh, dokumen Panwasrah, laporan monitoring media, regulasi keolahragaan dan keprotokolan, serta berita resmi pemerintah. Analisis menggunakan teori collaborative governance Ansell dan Gash yang meliputi kondisi awal, desain kelembagaan, kepemimpinan fasilitatif, proses kolaborasi, dan hasil kolaborasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KONI Pusat berperan sebagai pengarah, pengawas, koordinator komunikasi, dan penjaga citra penyelenggaraan. Praktik keprotokolan tidak hanya terlihat pada tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan, tetapi juga pada pengaturan akses media, layanan tamu penting, media center, Redaksi Bersama, serta respons terhadap isu publik. Kolaborasi lintas aktor membantu mengurangi keterbatasan sumber daya, mempercepat penyelesaian masalah, dan menjaga kelancaran acara resmi. Namun, evaluasi tetap diperlukan, terutama terkait kesiapan sumber daya, perencanaan sejak awal, dan standar layanan keprotokolan yang lebih seragam.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Annisa Faraz Muzayana, Tirto Prima Putra, Djoni Gunanto

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













