Pengaruh Pendapatan Keluarga Terhadap Tingkat Pendidikan: Studi Kuantitatif pada Mahasiswa di FISIP Universitas Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v6i2.3240Kata Kunci:
Pendapatan Keluarga, Pencapaian Pendidikan, Mahasiswa, FISIP Universitas Palangka RayaAbstrak
Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendapatan keluarga mahasiswa, mendeskripsikan pencapaian pendidikan mereka, dan menganalisis pengaruh pendapatan keluarga terhadap pencapaian pendidikan mahasiswa di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Palangka Raya (UPR). Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dengan metode survei menggunakan kuesioner skala Likert empat poin terstruktur. Kuesioner didistribusikan kepada 30 mahasiswa aktif FISIP UPR yang dipilih melalui pengambilan sampel acak sederhana. Variabel pendapatan keluarga (X) diukur melalui tiga dimensi berdasarkan indikator Bramastuti (2009): pendapatan bulanan, pekerjaan orang tua, dan beban tanggungan keluarga. Variabel pencapaian pendidikan (Y) dievaluasi melalui dua dimensi menurut Lestari di Wirawan (2016): pendidikan formal dan pendidikan informal. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil menunjukkan bahwa struktur pendapatan keluarga responden didominasi oleh mereka yang berpenghasilan di atas Rp 3.000.000 per bulan (47%), dengan mayoritas orang tua bekerja di sektor pertanian (43,3%) dengan status pekerjaan sementara atau tidak tetap (63,3%). Beban keuangan domestik relatif tinggi, dengan pengeluaran bulanan umumnya melebihi Rp 3.000.000 (56,7%). Di sisi lain, pencapaian pendidikan mahasiswa sangat terkonsentrasi pada tingkat Sarjana (S1) (96,7%), menunjukkan ketahanan akademik yang kuat meskipun terdapat kendala ekonomi. Lebih lanjut, transmisi nilai-nilai pendidikan dari lingkungan keluarga dan sosial secara signifikan memperkuat motivasi akademik mahasiswa. Temuan ini sejalan dengan teori Lestari (dalam Wirawan, 2016), yang menunjukkan bahwa transmisi nilai yang kuat dan dukungan psikososial dapat mengurangi keterbatasan ekonomi, yang berfungsi sebagai penentu penting dalam pencapaian pendidikan tinggi mahasiswa.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Yoram Junia, Chr. Yoriantondi Saleh. S, Marcellino Andrio M

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













