Kinerja Struktural dan Fungsional Perkerasan Jalan Provinsi di Kota Kendari
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajst.v1i1.267Kata Kunci:
Kinerja, Struktural, Fungsional, perkerasanAbstrak
Dalam siklus umur layanan jalan, jalan yang telah dibangun dan dioperasikan lama kelamaan akan mengalami penurunan kondisi dan tingkat pelayanan jalan. Kondisi ini diawali dengan munculnya kerusakan dini berupa terjadinya retak pada permukaan perkerasan jalan yang lama kelamaan jika tidak segera ditangani akan menyebabkan kerusakan yang jauh lebih besar lagi hingga pada satu kondisi dimana jalan tersebut tidak dapat lagi berfungsi baik secara struktural maupun fungsional terutama untuk melayani keperluan lalu lintas. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kinerja struktural perkerasan jalan dan kinerja fungsional perkerasan jalan Provinsi di Kota Kendari. Metode penelitian adalah survai secara langsung nilai kerusakan jalan dengan pendekatan Bina Marga untuk mendapatkan nilai kondisi struktural dan fungsional yang dianalisis dengan persamaan matematis serta nilai standarisasi Bina Marga. Hasil penelitian menunjukan bahawa kinerja struktural perkerasan jalan adalah kondisi baik dimana Jalan Jenderal Sudirman memiliki tingkat kerusakan berkisar antara 0 % sampai dengan 10,56 %; Jalan RA Kartini dengan tingkat kerusakan berkisar 0 sampai dengan 8,15 % serta Jalan R.E Martadinata dengan tingkat kerusakan berkisar 0 sampai dengan 3,44 % dan kinerja fungsional perkerasan jalan adalah berkinerja baik dengan indeks kenyamanan rata dan sangat teratur, dimana Jalan Jenderal Sudirman memiliki nilai PSI sebesar 3,64 dan RCI sebesar 9,07; Jalan RA Kartini memiliki PSI sebesar 3,30 dengan nilai RCI sebesar 8,87 serta Jalan R.E Martadinata memiliki PSI sebesar 3,67 dan nilai RCI sebesar 9,29.
Referensi
Anggraini, R. (2018). Tinjauan kondisi perkerasan jalan dengan Kombinasi nilai International Roughness Index (IRI) dan surface distress index (SDI) pada jalan Takengon – BlangkejerenJurnal Teknik Sipil ISSN 2088-9321 UniversitasSyiah Kuala ISSN e-2502-5295. Banda Aceh.
Nugraheni, A,N. (2018). Analisis Kondisi Fungsional Jalan Dengan Metode PSI Dan RCI Serta Prediksi Sisa Umur Perkerasan Jalan Studi Kasus : Jalan Batas Kota Wates – Milir. E-Jurnal Matriks Teknik Sipil. Universitas Sebelas Maret. Surakarta. Jawa Tengah
Putri, V, A. (2016). Identivikasi Jenis Kerusakan Pada Perkerasan Lentur (Studi Kasus Jalan Soekarno – Hatta Bandar Lampung) Universitas Lampung.
Rondi, M. (2016). Evaluasi Perkerasan Jalan Menurut Metode Bina Marga dan Metode PCI (Pavement Condition Index) Serta Alternatif Penanganannya (Studi Kasus: Ruas Jalan Danliris Blulukan – Ohudan Colomadu Karanganyar). Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Sasuwuk, G. (2019). Analisa Kinerja Perkerasan Jalan Ditinjau Dari Besarnya Volume Kumulatif Lalu Lintas Dan Faktor Lingkungan Studi Kasus: Ruas Jalan Worang By Pass – Minahasa Utara. Jurnal Sipil Statik, 7(1) Januari 2019 (93-102) Issn: 2337-6732. Universitas Sam Ratulangi Manado.
Sukirman, S. (2010). Perkerasan Lentur Jalan Raya, Bandung. Nova.
Utama,R, M, Dkk. (2016). Evaluasi Kondisi Struktural Pada Jalan Berdasarkan Hubungan Antara Ketidakrataan Permukaan Jalan (IRI) Dan Indeks Kondisi Jalan (RCI) (Studi Kasus Ruas Jalan Selajambe-Cibogo-Cibeet, Cianjur). Jurnal Konstruksi Sekolah Tinggi Teknologi Garut, 14 (1). Issn : 2302-7312 .
UU Repoblik Indonesia No. 38 tahun 2004 Tentang Jalan. Jakarta.
Wirnanda, I. (2018). Analisis Tingkat Kerusakan Jalan Dan Pengarunya Terhadap Kecepatan Kendaraan (Studi Kasus: Jalan Blang Bintang Lama Dan Jalan Teungku Hasan Dibakoi). Jurnal Teknik Sipil. Universitas Syiah Kuala, 1 (3). ISSN 2088-9321.





