Spiritualitas dan Strategi Koping Generasi Z dalam Menghadapi Tantangan Kehidupan Modern: Studi Korelasional
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajup.v6i1.2449Kata Kunci:
Spiritualitas, Strategi Coping, Generasi Z, Tantangan Kehidupan Moder, Kesehatan Mental MahasiswaAbstrak
Perubahan sosial dan perkembangan teknologi digital yang cepat telah membentuk dinamika kehidupan generasi Z yang sarat dengan tekanan psikologis, seperti kecemasan, stres, dan kebingungan identitas. Kondisi tersebut menuntut individu memiliki kemampuan adaptif untuk menghadapi berbagai tuntutan kehidupan modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara spiritualitas dan strategi coping dalam menghadapi tantangan kehidupan modern pada mahasiswa generasi Z. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Responden penelitian berjumlah 60 mahasiswa generasi Z berusia 18–25 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert yang terdiri dari 30 butir pernyataan yang mencakup tiga variabel, yaitu spiritualitas, strategi coping, dan tantangan generasi Z. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spiritualitas memiliki hubungan positif dan signifikan dengan strategi coping (r = 0,378; p < 0,05). Spiritualitas juga memiliki hubungan signifikan dengan tantangan generasi Z (r = 0,201; p < 0,05), meskipun dengan kekuatan hubungan yang relatif rendah. Sementara itu, strategi coping menunjukkan hubungan yang kuat dengan tantangan generasi Z (r = 0,726; p < 0,05). Analisis regresi menunjukkan bahwa spiritualitas dan strategi coping secara simultan memberikan kontribusi sebesar 53,9% terhadap kemampuan generasi Z dalam menghadapi tantangan kehidupan modern. Temuan ini menunjukkan bahwa spiritualitas dapat memberikan makna hidup dan ketenangan psikologis, sedangkan strategi coping berperan penting dalam membantu individu mengelola tekanan secara adaptif. Oleh karena itu, penguatan spiritualitas dan pengembangan keterampilan coping perlu menjadi perhatian dalam upaya mendukung kesehatan mental mahasiswa di lingkungan pendidikan tinggi.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dwi Masitoh, Mahsa Ramadhan Pratama, Muhammad Luthfiannoor Habibi, Nony Wahyu Ningsih

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















