Kontinuitas Santri dalam Pelaksanaan Sholat Dhuha dan Implikasinya terhadap Kedisiplinan (Studi Kualitatif di Pondok Pesantren Tahfizh Al-Qur’an Al-Amin Deli Serdang)
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajup.v6i1.2464Kata Kunci:
kontinuitas, sholat Dhuha, kedisiplinan, santri, pesantrenAbstrak
Sholat Dhuha sebagai ibadah sunnah memiliki dimensi spiritual dan pedagogis yang berpotensi membentuk sikap disiplin santri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses kontinuitas pelaksanaan sholat Dhuha pada santri serta menganalisis implikasinya terhadap kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Tahfizh Al-Qur’an Al-Amin Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi pimpinan pesantren, ustadz/ustadzah, dan santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan sholat Dhuha dilaksanakan secara terstruktur melalui penjadwalan rutin, keteladanan guru, dan pengawasan berkelanjutan. Kontinuitas tersebut berimplikasi positif terhadap kedisiplinan santri, khususnya dalam disiplin waktu, ketaatan terhadap tata tertib, serta tanggung jawab dalam kegiatan belajar dan ibadah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kontinuitas dalam pelaksanaan sholat Dhuha berperan penting dalam membentuk karakter disiplin santri.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Amirul Hakim, Taufiq Fauzan Ginanjar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















