Pelatihan Berpikir Positif untuk Meningkatkan Konsep Diri pada Remaja Santriwati Tingkat SMA di Pesantren X Kabupaten Sleman
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajup.v6i1.2555Kata Kunci:
Konsep Diri, Remaja, Santri Tingkat SMA, Pelatihan Berpikir PositifAbstrak
Untuk bertahan dalam menjalani kehidupan di pondok pesantren santri membutuhkan konsep diri yang positif agar mampu mempertahankan kepercayaan diri, menerima kondisi diri dan perubahan lingkungan dengan baik, optimis, merasakan diri berharga, dan merasa aman di lingkungan pondok pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan berpikir positif untuk meningkatkan konsep diri santri. Subjek penelitian ini adalah 14 orang santri tingkat SMA Di Pesantren X Di Kabupaten Sleman yang memeliki tingkat konsep diri pada kategori sedang sampai rendah. Desain penelitian ini adalah quasi experimental design dengan alternative pretest-posttest control grup design. Hasil penelitian ini menunjukan adanya perbedaan tingkat konsep diri pada santri sebelum dan setelah mendapatkan pelatihan berpikir positif, dimana tingkat konsep diri santri selah diberikan pelatihan berpikir positif lebih rendah dibandikan sebelum diberikan pelatihan berpikir positif. Hasil lain pada penelitian ini juga menunjukan adanya perbedaan tingkat konsep diri antara kelompok santri yang diberikan pelatihan berpikir positif dengan kelompok santri yang tidak diberikan pelatihan berpikir positif, dimana tingkat konsep diri lebih rendah pada kelompok yang diberikan pelatihan berpikir positf dibandingkan kelompok yang tidak diberikan pelatihan berpikir positif.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Desi Kartikasari, Kamsih Astuti

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















