Peran Kesiapan Menjadi Orang Tua dan kesehatan Mental Ibu terhadap Intraksi Ibu – Bayi 0-12 Bulan pada Era Digital Gampong Alun Naga Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajup.v6i1.2839Keywords:
Kesiapan Menjadi Oarng Tua, Mental Ibu, Intraksi Ibu-bayi, Era Digital, Pengasuhan Anak Usia DiniAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kesiapan menjadi orang tua dan kesehatan mental ibu terhadap interaksi ibu–bayi usia 0–12 bulan pada era digital. Kesiapan menjadi orang tua dan kesehatan mental ibu merupakan faktor penting yang dapat memengaruhi kualitas pengasuhan serta hubungan emosional antara ibu dan bayi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Sampel penelitian terdiri atas 35 ibu yang memiliki bayi usia 0–12 bulan di Gampong Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. Data dikumpulkan menggunakan tiga instrumen, yaitu skala kesiapan menjadi orang tua, skala kesehatan mental ibu, dan skala interaksi ibu–bayi di era digital yang masing-masing terdiri atas 15 item dengan skala Likert 4 poin. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kesiapan menjadi orang tua sebesar 44,19, kesehatan mental ibu sebesar 43,59, dan interaksi ibu–bayi sebesar 44,21 dari skor maksimum 60. Temuan penelitian menunjukkan adanya kecenderungan hubungan positif antara kesiapan menjadi orang tua dan kesehatan mental ibu dengan kualitas interaksi ibu–bayi. Semakin baik kesiapan pengasuhan dan kondisi psikologis ibu, semakin baik pula kualitas interaksi yang terjalin dengan bayi pada era digital.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Fatimah Az-Zahra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







