Transformasi Pengelolaan Arsip Melalui Srikandi Pada Kementerian Desa Dan Pembangunan Daerah Tertinggal

Penulis

  • Salsabila Nuur Rahim Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Mawar Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Djoni Gunanto Universitas Muhammadiyah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.1848

Kata Kunci:

Transformasi, Pengelolaan Arsip, Srikandi

Abstrak

Penelitian ini mengkaji transformasi pengelolaan arsip melalui implementasi aplikasi Srikandi di Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, khususnya pada Pusat Data dan Informasi (Pusdatin). Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui studi literatur dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman serta diinterpretasikan melalui teori perubahan tiga tahap Kurt Lewin: unfreeze, moving, dan refreeze. Hasil penelitian ini menjukkan bahwa tahap unfreeze ditandai dengan meningkatnya kesadaran terhadap keterbatasan sistem manual, serta diperkuat oleh risiko kehilangan arsip akibat insiden kebakaran serta kebijakan digitalisasi nasional seperti SPBE. Tahap moving mencakup proses penerapan secara bertahap melalui sosialisasi, pelatihan teknis, dan penyusunan regulasi internal. Adapun tahap refreeze tercermin dari integrasi aplikasi Srikandi ke dalam rutinitas kerja melalui penetapan administrator dan penguatan kapasitas secara berkelanjutan. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus spesifik terhadap transformasi praktik kearsipan di Pusdatin Kemendesa dengan menggunakan teori perubahan Kurt Lewin.

 

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2025-12-20

Cara Mengutip

Rahim, S. N., Mawar, & Gunanto, D. (2025). Transformasi Pengelolaan Arsip Melalui Srikandi Pada Kementerian Desa Dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(3), 4088–4095. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.1848

Terbitan

Bagian

Artikel