Inovasi Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) dalam Penguatan Ketahanan Pangan Masyarakat Desa
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.2122Kata Kunci:
Pekarangan pangan bergizi, ketahanan pangan, masyarakat desa, pemberdayaan masyarakat, pembangunan desaAbstrak
Ketahanan pangan di Indonesia tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pangan, tetapi juga mencakup aspek distribusi yang adil, akses terhadap pangan bergizi, serta keberlanjutan sistem pangan. Dalam menghadapi tantangan tersebut, Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) muncul sebagai inovasi berbasis rumah tangga yang berpotensi memperkuat ketahanan pangan masyarakat desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi P2B dalam penguatan ketahanan pangan desa melalui pemanfaatan pekarangan dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data diperoleh dari jurnal ilmiah terakreditasi, laporan resmi lembaga pemerintah, serta publikasi organisasi internasional yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa P2B berkontribusi dalam meningkatkan ketersediaan pangan bergizi pada tingkat rumah tangga, mengurangi ketergantungan terhadap pasar modern, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat, khususnya perempuan, dalam penguatan sistem pangan lokal. Selain itu, P2B selaras dengan agenda pembangunan nasional Asta Cita dalam mendukung kemandirian ekonomi desa melalui penguatan sektor pertanian lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi P2B merupakan strategi yang relevan dan berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan pangan desa, serta layak dikembangkan sebagai model pembangunan desa berbasis partisipasi dan kearifan lokal.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Siti Khoirunnisa, Mawar, Mochammad Fahrul Aprilah Pranma Putra

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














