Pengaruh Konten Youtube dan Tiktok Kang Dedi Mulyadi terhadap Citra Positif sebagai Gubernur Jawa Barat

Authors

  • Rayandra Rizky Haqqi Universitas Esa Unggul
  • Salman Universitas Esa Unggul

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajsh.v6i2.3388

Keywords:

Konten Media Sosial, Youtube, Tiktok, Citra Positif, Komunikasi Politik

Abstract

Perkembangan komunikasi digital yang pesat menempatkan media sosial sebagai instrumen utama dalam mengonstruksi citra kepemimpinan publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membuktikan pengaruh konten YouTube dan TikTok Kang Dedi Mulyadi, baik secara parsial maupun simultan, terhadap pembentukan citra positif beliau sebagai Gubernur Jawa Barat. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif eksplanatif dengan metode survei. Unit analisis penelitian adalah masyarakat Kelurahan Jatiasih, Kota Bekasi, yang aktif mengonsumsi konten media sosial; sampel sebanyak 100 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin dari populasi 27.575 jiwa dan dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan uji instrumen, uji asumsi klasik, serta regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten YouTube dan TikTok secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan citra positif (F = 58,879; sig. 0,000; Adjusted R Square = 0,539). Secara parsial, konten YouTube (t = 3,234; sig. 0,002) dan konten TikTok (t = 5,738; sig. 0,000) sama-sama berpengaruh signifikan, dengan TikTok sebagai prediktor yang lebih dominan. Temuan ini merekomendasikan agar tim komunikasi politik menyusun jadwal penerbitan konten YouTube yang lebih konsisten sekaligus mengoptimalkan sinergi lintas platform dengan TikTok guna memperkuat kepercayaan publik dan citra kepemimpinan.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-08-30

How to Cite

Haqqi, R. R., & Salman. (2026). Pengaruh Konten Youtube dan Tiktok Kang Dedi Mulyadi terhadap Citra Positif sebagai Gubernur Jawa Barat. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 6(2), 2889–2895. https://doi.org/10.57250/ajsh.v6i2.3388

Issue

Section

Artikel