Analisis Implementasi Kebijakan Penanggulangan Stunting Berbasis Layanan Posyandu Terpadu di Jakarta Timur
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.1959Kata Kunci:
Stunting, Posyandu, Implementasi Kebijakan, , Kader, Pelayanan KesehatanAbstrak
Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang memerlukan penanganan lintas sektor karena berdampak langsung terhadap kualitas tumbuh kembang anak. Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat memiliki peran strategis dalam mendukung upaya percepatan penurunan stunting melalui kegiatan pemantauan pertumbuhan, edukasi gizi, serta pelayanan kesehatan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana implementasi kebijakan penanggulangan stunting dijalankan di tingkat posyandu, khususnya terkait peran kader dan efektivitas program di Jakarta Timur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengkaji dokumen kebijakan, literatur ilmiah, serta isi materi penelitian dalam file yang disediakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan sudah berlangsung sesuai arahan pemerintah, namun belum optimal karena masih ditemukan kendala seperti keterbatasan pelatihan kader, fasilitas posyandu yang belum memadai, serta sistem pelaporan yang belum terintegrasi secara menyeluruh. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas kader, penyederhanaan alur koordinasi, dan penguatan sarana posyandu diperlukan agar implementasi kebijakan penanggulangan stunting dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Aliifha Azzahro, Nadia Fajria, Andra Agung Wicaksono, Daffa Aldifin Putra Rahmadani, Henry Akbar Ananda, Nur Muhammad Iqbal

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














