Implementasi Creative Dance pada Pembelajaran Tari di Smp Se- Kota Bandar Lampung

Penulis

  • Nabilla Kurnia Adzan Universitas Lampung
  • Afrizal Yudha Setiawan Universitas Lampung
  • Goesthy Ayu Mariana Devi Lestari Universitas Lampung
  • Secilia Caroline Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajpp.v4i3.1737

Kata Kunci:

Creative Dance, Pembelajaran Tari, Higher Order Thinking Skills (HOTS)

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman dan implementasi creative dance dalam pembelajaran tari di SMP se-Kota Bandar Lampung. Penelitian dilakukan kepada guru seni budaya Tingkat SMP se Kota Bandar Lampung melalui MGMP dengan penyebaran kuesioner kepada 100% guru seni budaya yang memiliki latar belakang pendidikan seni (92.3% di antaranya berlatar belakang tari). Data dari kuesioner menunjukkan bahwa meskipun mayoritas guru (70.6%) pernah mendengar istilah creative dance, pemahaman mereka cenderung menekankan aspek kebebasan berekspresi tanpa terikat aturan, namun belum sepenuhnya mencakup struktur sistematis dari tokoh creative dance seperti Laban dan Gilbert. Selanjutnya dilakukan observasi implementasi creative dance di SMP Pelita Bangsa menggunakan materi tari  Bedana melalui tahapan warming up, exploring the concept, developing skills, creating dan cooling down (Gilbert, 1992). Lebih lanjut, penelitian ini mengidentifikasi hubungan erat antara creative dance dan HOTS. Proses pembelajaran mendorong siswa untuk berpikir kritis dan memecahkan masalah pada tahap eksplorasi, serta menciptakan dan menganalisis karya pada tahap konstruksi. Pembelajaran tari di sini tidak hanya melatih kemampuan motorik, tetapi juga kemampuan analisis, evaluatif, dan sintesis, menjadikan seni tari sebagai media efektif untuk mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Dengan demikian, creative dance tidak hanya berfungsi sebagai metode pembelajaran tari, tetapi juga sebagai alat evaluasi holistik dan media untuk melatih kompetensi kognitif yang lebih kompleks.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

(Hots) Dalam Pembelajaran Tari Untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Smp Negeri 1 Dukupuntang. Jurnal Ringkang vol 1 no 1, hlm 8-16.

------------. 2019. Implementasi Model Crative Dance Pada Pembelajaran Seni Tari Mahasiswa

Adzan, Nabilla Kurnia dkk. (2024). Dance Learning Model in the Education of the Independent Curriculum. Jurnal Seni Tari Unnes Vol 13 no 2, hlm 132-138.

Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Luar Biasa Ganda (Slb-CG) “Daya Ananda” Yayasan

Creswell. (2008). Educational Research : Planning, Conducting, And Evaluating Quantitative And Qualitative Research. London. Sage Publications.

Gilbert, A. G. (2015). Creative dance for all ages: A conceptual approach (2nd ed.). Champaign, IL: Human Kinetics.

Hendrayadi dkk. (2023). MIXED METHOD RESEARCH. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol 6 no 4 tahun 2023 hlm 2402 – 2410.

Khairunnisa, Hanna dan Heni Komala Sari. (2024). Creative Dance Method Dalam Pengembangan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini. Jurnal Ringkang vol 4 no 2 hlm 198 – 209.

Khomairah, Dyas Kirana dkk. (2022). Pengembangan Bahan Ajar Tari Tudhung Sesandur untuk Pembelajaran Seni Budaya SMA. Jurnal Seni Tari Unnes Vol 11 no 2, hlm 201-217.

Laban, R. (1960). The mastery of movement (2nd ed.). London: Macdonald and Evans.

Laban, Rudolf. (1976). Modern Educational Dance. NY:McDonald and Evan Ltd.

Luthfia, Hikmah Nida dkk. (2021). Pendekatan Higher Order Thinking Skills

PGSD Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. Jurnal Taman Cendikia Vol 3 nomor 2, hlm 357-364.

Sari, D.I.P. 2016. Implementasi Pembelajaran Tari Kreatif Dalam Meningkatkan Kreativitas Anak

Sayap Ibu Cabang Daerah Istimewa Yogyakarta. UST Yogyakarta: tidak diterbitkan.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, CV

Diterbitkan

2025-10-19

Cara Mengutip

Adzan, N. K., Setiawan, A. Y. ., Lestari, G. A. M. D. ., & Caroline, . S. . (2025). Implementasi Creative Dance pada Pembelajaran Tari di Smp Se- Kota Bandar Lampung. Arus Jurnal Psikologi Dan Pendidikan, 4(3), 393–402. https://doi.org/10.57250/ajpp.v4i3.1737

Terbitan

Bagian

Artikel