Literasi Finansial dan Digitalisasi UMKM di Desa Ponduowae: Strategi Peningkatan Kapasitas Masyarakat Melalui Program Pendidikan Non-Formal
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v4i3.1756Kata Kunci:
literasi finansial, digitalisasi UMKM, pendidikan non-formal, pemberdayaan masyarakat, Besse Nur FaiziBesse Nur FaiziAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program pendidikan non-formal dalam meningkatkan literasi finansial dan digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Pondouwae, Kecamatan Polinggona, Kabupaten Kolaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi lapangan (field research), melibatkan 25 pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan berbasis praktik langsung. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pendidikan non-formal yang mengintegrasikan literasi finansial dan digitalisasi usaha secara signifikan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM. Rata-rata skor literasi finansial meningkat dari 55% menjadi 78%, sedangkan literasi digital naik dari 48% menjadi 74%. Peserta mulai menerapkan pencatatan keuangan secara rutin, menggunakan metode pembayaran digital, serta memanfaatkan media sosial dan marketplace sebagai sarana promosi. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan model pemberdayaan berbasis masyarakat melalui pendidikan non-formal yang partisipatif dan kontekstual. Hasilnya memperkuat teori Difusi Inovasi dan Capability Approach, serta menawarkan model integratif yang dapat direplikasi untuk meningkatkan daya saing dan kemandirian ekonomi UMKM di era digital.
Unduhan
Referensi
Ardiansyah, R., Rasyid, H., & Fernando, R. (2022). Pelatihan Literasi Finansial pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Jurnal Pengabdian Masyarakat Sultan Indonesia, 2(1).
Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2024). Statistik UMKM Indonesia Tahun 2024. Jakarta: Kemenkop UKM.
Lestari, R., Hidayat, A., & Ramadhan, F. (2022). The role of financial literacy in improving rural micro-enterprises performance. Journal of Community Empowerment Studies, 5(3), 145–156.
Novinda, A. P., Muzakki, K., Wicaksono, A., & Fahriani, D. (2025). Pengaruh Literasi Digital dan Literasi Keuangan pada Keputusan Metode Pembayaran UMKM Bapgo. Journal of Accounting and Finance Management, 6(2), 526–534.
Nugroho, D., & Widodo, P. (2024). Digital transformation and SME competitiveness in rural Indonesia: The role of digital literacy training. Indonesian Journal of Digital Economy, 6(1), 22–34.
Putri, M. A., & Santoso, R. (2024). Integrating financial and digital literacy to enhance microbusiness resilience in post-pandemic era. Asian Journal of Entrepreneurship and Innovation, 9(2), 75–89.
Rahman, F., Anindita, S., & Yusuf, D. (2023). Enhancing rural entrepreneurship through financial education and community-based empowerment programs. International Journal of Rural Development Studies, 8(4), 233–248.
Sari, N., Wulandari, T., & Prabowo, H. (2023). Community-based financial education for micro-entrepreneurs: A participatory learning model. Journal of Non-Formal Education and Community Development, 4(2), 101–114.
Widyastuti, M. (2023). Kinerja Keuangan dan Finansial Teknologi melalui Literasi Keuangan dan Inklusi Keuangan UMKM di Jawa Timur. Jurnal Keuangan dan Bisnis, 22(2).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Marselino Sambo Kada, Auliah Usman, Najmi Najmi, Zahirah Zahirah, Indra Indra, Tiara Amalia, Besse Nur Faizi, Murni Murni, Nabila Putri, Imelda Aulia Parman, Vira Ardianti Rajab, Syahra Deviena Khien Suci

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










