Hubungan antara Religiusitas dengan Motivasi Berjilbab pada Siswi Sma Kornita-IPB Bogor
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v4i3.1768Kata Kunci:
Religiusitas, motivasi, jilbab, remaja muslimah, SMA Kornita IPBAbstrak
Kewajiban menutup aurat merupakan syariat Islam yang harus dipatuhi muslimah sejak masa pubertas, di mana perkembangan fisik, psikologis, serta kognitif remaja memungkinkan mereka memahami konsep abstrak tentang ketuhanan dan religiusitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara religiusitas Islam dengan motivasi memakai jilbab pada siswi SMA Kornita-IPB Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswi SMA Kornita-IPB, jumlah sampel 75 responden dengan teknik purposive sampling, kriteria siswi berusia 16–20 tahun yang memakai jilbab. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang terdiri dari skala religiusitas (24 item) mencakup dimensi keyakinan, ritual, pengalaman, pengetahuan, dan konsekuensi, serta skala motivasi memakai jilbab (29 item). Disusun berdasarkan aspek motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 25.00 melalui statistik deskriptif, uji normalitas, dan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat religiusitas responden tergolong tinggi dengan mean 74,91 dan tingkat motivasi memakai jilbab juga tinggi dengan mean 90,92. Uji korelasi menghasilkan nilai r = 0,486 dengan taraf signifikansi p = 0,000 (p < 0,05) yang membuktikan adanya hubungan positif dan signifikan antara religiusitas dengan motivasi memakai jilbab.
Unduhan
Referensi
Al-Ghazali, A. H. (2005). (Terj) Ihya’ Ulumuddin (Jilid II). Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Al-Qur’an dan terjemahannya, Departemen Agama Republik Indonesia, Pustaka Agung Harapan 2006
Ancok, D., & Suroso, F. N. (2011). Psikologi Islami: Solusi Islam atas Problem-Problem Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Aqillah, H.N. (2024). Peran bimbingan rohani Islam dalam mengatasi krisis identitas pada remaja muslim di Kabupaten Tangerang. Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, 6 (2): DOI: 117-128. https://doi.org/10.32332/jsdhcp75
Arikunto, S. (2002). Metode Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Desmita. (2016). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Dewi, S.R. & Yusri, F. (2023). Kecerdasan emosi pada remaja.Educativo: Jurnal Pendidikan, 2 (1): 65-71. DOI: https://doi.org/10.56248/educativo.v2i1.109
Fatmawati, R. (2020). Hubungan Antara Kesadaran Beragama dan Pengendalian Diri dengan Kepatuhan Berjilbab pada Mahasiswi Muslimah. Jurnal Al-Qalb: Kajian Psikologi Islam, 12(2), 101–110.
Hidayat, R., & Pratiwi, S. 7(1) (2020). Motivasi Pemakaian Jilbab Ditinjau dari Religiusitas dan Lingkungan Sosial. Jurnal Ilmiah Psikologi
Hurlock, E. B. (1980). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga.
King, L.A. (2010). Psikologi Umum: Sebuah Pandangan Apresiatif. Jakarta: Salemba Humanika.
King, P. E., & Boyatzis, C. J. (2015). Religious and Spiritual Development. In R. M. Lerner (Ed.), Handbook of Child Psychology and Developmental Science (7th ed., Vol. 3). Hoboken, NJ: Wiley.
Koenig, H. G., McCullough, M. E., & Larson, D. B. (2001). Handbook of Religion and Health. New York: Oxford University Press.
Kusumawati, P.D., Trisnawati, N.W., Larasati, N.C., Laorani, A., Soares, S.R. (2018). Edukasi masa pubertas pada remaja. Journal of Community Engagement in Health, 1 (1): 1-3. DOI: https://doi.org/10.30994/jceh.v1i1.1
Leswidyanti, J.S., Abdullah, M.N.A., Mujayapura, M.R.R. (2025). Mencari jati diri: Peran peer group dalam membentuk identitas remaja. Jurnal Sosiologi, Antropologi, dan Budaya Nusantara, 4 (1): 164-170. DOI: https://doi.org/10.55123/sabana.v4i1.4999
Mahmudah, S. (2016). Jilbab sebagai Simbol Identitas Muslimah di Era Modern. Jurnal Komunikasi Islam, 6(2),
Nasr, S. H. (2002). The Heart of Islam: Enduring Values for Humanity. New York: HarperCollins.
Papalia, D. E., & Martorell, G. (2021). Experience Human Development (14th ed.). New York: McGraw-Hill.
Prihastiwi, G., Lubis, R., Hasibuan, A.R.G. (2022). Bimbingan dan pelatihan remaja dalam menggunakan jilbab sesuai syari’at di perumahan Fargesia-Bantargebang. Jurnal Bakti Bagi Bangsa, 1 (1): 117-124. DOI: https://doi.org/10.33558/an-nizam.v1i1.4221
Qardhawi, Y. (2000). Al-Halal wal-Haram fil Islam (Terj. Halal dan Haram dalam Islam). Jakarta: Gema Insani Press.
Rahman, F. (2019). The Relationship between Religiosity and the Motivation of Muslim Women to Wear Hijab. Journal of Islamic Studies and Culture, 7(2), 45–53.
Rangkuti, A.A. (2012). Konsep dan Teknik Analisis Data Penelitian Kuantitatif Bidang Psikologi Pendidikan. Jakarta: FIP Press.
Rohmaniyah, N., Sani, A., Rusli, R., Sholikhin, A. (2023). Jilbab: Ajaran agama, budaya dan peradaban. Cakrawala: Jurnal Studi Islam, 18 (1): 49-61. DOI: https://doi.org/10.31603/cakrawala.8513
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2017). Self-Determination Theory: Basic Psychological Needs in Motivation, Development, and Wellness. New York: Guilford Press.
Sangadji, H. (2010). Hubungan antara relasi remaja-orangtua dengan orientasi masa depan di bidang pendidikan siswa kelas II SMA N 1 Ternate [Disertasi]. Sumedang: Universitas Padjadjaran.
Saprudin, M., Amali, M., Narulita, S. (2016). Motivasi pemakaian jilbab mahasiswi Islam Universitas Negeri Jakarta. Jurnal Studi Al-Qur’an, 12 (2): 182-193. DOI: https://doi.org/10.21009/JSQ.012.2.04
Shihab, Q. (2004). Jilbab Pakaian Wanita Muslimah, dalam Pandangan Ulama dan Cendekiawan Kontemporer. Jakarta: Lentera Hati.
Umam, R.N. (2021). Aspek religiusitas dalam pengembangan resiliensi diri di masa pandemi Covid-19. Jurnal Kajian Sosial Keagamaan, 4 (2): 148-164. DOI: https://doi.org/10.20414/sangkep.v4i2.3558
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Hamzah, Neneng Hasanah, Nur Shibghotillah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










