Analisis Komparatif Konsep Ilmu Filsafat Islam dan Filsafat Barat Modern
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i1.2196Kata Kunci:
aksiologi, epistemologi, filsafat barat modern, filsafat islam, ontologiAbstrak
Perdebatan mengenai konsep ilmu antara Filsafat Islam dan Filsafat Barat Modern menjadi semakin relevan dalam era globalisasi ketika paradigma ilmu pengetahuan berkembang pesat dan memengaruhi sistem pendidikan. Kedua tradisi filsafat ini memiliki fondasi ontologis, epistemologis, dan aksiologis yang berbeda sehingga memunculkan cara pandang yang tidak selalu sejalan dalam memahami hakikat, sumber, dan tujuan ilmu. Penelitian ini bertujuan melakukan analisis komparatif terhadap konsep ilmu dalam Filsafat Islam dan Filsafat Barat Modern, dengan fokus pada aspek ontologi, epistemologi, dan aksiologi serta implikasi pedagogisnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan melalui penelusuran buku, artikel ilmiah, prosiding, dan publikasi akademik yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi dan analisis komparatif untuk mengidentifikasi persamaan, perbedaan, kekuatan, dan kelemahan dari masing-masing tradisi filsafat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Filsafat Islam memandang ilmu sebagai entitas yang bernilai dan terikat wahyu, sedangkan Filsafat Barat Modern menempatkan ilmu sebagai produk rasional dan empiris yang cenderung bebas nilai. Secara ontologis, Islam menekankan kesatuan antara realitas empiris dan transenden, sementara Barat cenderung memisahkannya. Epistemologi Islam bersifat integratif, sedangkan epistomologi Barat bercorak rasional dan positivistik. Analisis komparatif juga menemukan peluang integrasi keduanya dalam pendidikan, terutama dalam membangun sistem pembelajaran yang seimbang antara rasionalitas ilmiah dan etika spiritual. Penelitian ini menegaskan pentingnya rancangan pendidikan integratif sebagai upaya harmonisasi dua paradigma keilmuan tersebut.
Unduhan
Referensi
Adamson, P. (2016). Philosophy in the Islamic world (Vol. 3). Oxford University Press.
Adawiah, R., & Sakdiah, H. (2025). A Comparative Analysis of Critical Thinking in Western And Islamic Education: Implications for Contemporary Islamic Pedagogy. SYAMIL: Journal of Islamic Education, 13(2), 259-273.
Boujesta, B. W., & Himmawan, D. (2024). Comparison and Acculturation of Western Philosophy and Islamic Philosophy. Al-Hukumah: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Studi Islam, 1(1), 14-26.
Busti, I., & Saputra, R. (2024). The Axiological Foundations of Knowledge: A Comparison of Western and Islamic Perspectives and Their Integration in Supporting the Achievement of SDGs. Profetika: Jurnal Studi Islam, 25(02), 421-432.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Daruhadi, G. (2024). Epistemology As A Way Of Knowing. Journal of Social Science (2720-9938), 5(5).
Godfrey-Smith, P. (2009). Theory and reality: An introduction to the philosophy of science. In Theory and reality. University of Chicago Press.
Gutas, D. (2012). Greek Thought, Arabic Culture: The Graeco-Arabic Translation Movement in Baghdad and Early'Abbasaid Society (2nd-4th/5th-10th c.). Routledge.
Hapidin, A., Natsir, N. F., & Haryanti, E. (2022). Epistemologi Pendidikan Islam di Indonesia sebagai Solusi Menjawab Tantangan Ilmu Pengetahuan dan Metode Ilmiah di Era 4.0. Tarbawiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 6(1), 30-44.
Harahap, A. S. (2020). Epistemologi: Teori, Konsep dan Sumber-Sumber Ilmu dalam Tradisi Islam. Dakwatul Islam, 5(1), 13-30.
Hikmah, H., Muslimah, M., & Sardimi, S. (2021). Epistemologi ilmu dalam perspektif islam. Akademika, 15(2).
Kania, D. D., Romly, T., & Zarman, W. (2011). Value education in the perspective of western and Islamic knowledge. In International Seminar on Islamic Education Ibn Khaldun University Bogor (pp. 1-16).
Lubis, A. S. (2014). Epistemologi Ilmu Pengetahuan dan Relevansinya dalam Studi Al-Qur’an. Jurnal Hermeunetik, 8(1), 39-56.
Millatina, N., & As-Syafi’i, R. (2023, December). A CRITICAL EXAMINATION OF THE PHILOSOPHY OF SCIENCE FROM WESTERN AND ISLAMIC PERSPECTIVES. In Proceeding of International Conference on Islamic Education (ICIED) (Vol. 8, No. 1, pp. 17-30).
Parida, P., Syukri, A., Badarussyamsi, B., & Rizki, A. F. (2021). Kontruksi Epistimologi Ilmu Pengetahuan. Jurnal Filsafat Indonesia, 4(3), 273-286.
Samudra, B. A., Adinda, F., & OK, A. H. (2025). Philosophy And Science From Western And Islamic Perspectives. Jurnal Multidisiplin Sahombu, 5(02), 231-238.
Sardar, Z. (2011). Reading the Qur'an: The contemporary relevance of the sacred text of Islam. Oxford University Press.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta
Ulum, M., & Utami, L. K. (2023). Ilmu dalam Perspektif Islam dan Barat: Tinjauan Ontologi dan Epistemologi. MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 84-100.
Umam, D. F., & Munir, M. (2025). Comparative Study: The Epistemology of Ibnu Sina and John Locke on the Acquisition of Knowledge. AL-FALASIFAH: Journal of Philosophy and Islamic Studies, 1(2), 52-63.
Wijayanti, D. (2025). Filsafat ilmu dalam perspektif pendidikan Islam. PENDIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial), 4(1), 1-14.
Winarti, W., Nasrullah, N., Rinaldi, M., & Effendi, D. (2023). the Concept of Scientific Thinking From an Islamic Point of View: Fusion With a Western Perspective. Esteem Journal of English Education Study Programme, 6(2), 236-245.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Mushthafa Shadiq Al-Rafi’i, Rohanda Rohanda, Abdul Kodir

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










