Epistemologi Ilmu dalam Perspektif Islam dan Barat : Sebuah Telaah Komparatif

Penulis

  • M Nurul Fajri UIN Sunan Gunung Djati Bandung Indonesia
  • Rohanda Rohanda UIN Sunan Gunung Djati Bandung Indonesia
  • Abdul Kodir UIN Sunan Gunung Djati Bandung Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i1.2239

Kata Kunci:

epistemologi Islam, epistemologi Barat, filsafat ilmu, wahyu, rasionalitas

Abstrak

Epistemologi merupakan cabang filsafat yang membahas hakikat pengetahuan, sumber-sumbernya, metode perolehannya, serta kriteria kebenaran dan validitasnya. Perbedaan epistemologis antara Islam dan Barat mencerminkan perbedaan paradigma filosofis yang mendasar dalam memandang realitas, manusia, dan tujuan ilmu pengetahuan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif epistemologi Islam dan epistemologi Barat dengan menitikberatkan pada landasan worldview, sumber pengetahuan, metode perolehan dan validasi pengetahuan, konsep kebenaran, serta orientasi nilai dan tujuan ilmu pengetahuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui analisis terhadap berbagai literatur filsafat dan filsafat ilmu dari tradisi pemikiran Islam dan Barat. Hasil kajian menunjukkan bahwa epistemologi Islam bersifat integratif dan teosentris dengan wahyu sebagai sumber kebenaran tertinggi yang membimbing peran akal dan pengalaman empiris, serta menempatkan ilmu dalam kerangka etika dan tujuan transendental. Sebaliknya, epistemologi Barat cenderung antroposentris, menekankan rasionalitas dan empirisme, serta memisahkan ilmu dari dimensi metafisik dan nilai. Perbedaan paradigma ini berimplikasi signifikan terhadap arah pengembangan ilmu pengetahuan dan perannya dalam kehidupan manusia kontemporer.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Abd. Rahman L., (Juni, 2016), Hakikat Wahyu Menurut Prespektif Para Ulama,Jurnal Ulunnuha Vol.6 No.0172.

Amin Abdullah, dkk, 1992,Filsafat Islam: Kajian Ontologis, Epistemologis, Aksiologis, Historis Perspektif, Yogyakarta: LESFI.

Darwis A Soelaiman, (2019), Filsafat Ilmu Pengetahuan Perspektif Barat dan Islam,Aceh: Penerbit Bandar Publishing.

Donny Gahral Adian, (2006), Percik Pemikiran Kontemporer, Sebuah Pengantar Komprehensif, YogyakaryaBandung: Jalasutra.

F.X. Mudji Sutrisno, Pragmatisme dalam Hakikat Pengetahuan dan Cara Kerja Ilmu-ilmu, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Fu’ad Farid Ismail dan Abdul Hamid Mutawalli, (2003), Cepat Menguasai Ilmu Filsafat, Yogyakarta:IRCiSoD.

Fuad Ramly,( 2003), Pergeseran Paradigma Epistemology dalam Polemik Pemikiran Kontemporer dalam Substantia vol 5 nomor 1.

Gianni Vattimo, 1998, The End of Modernity; Nihilisme dan Hermeneutika dalam Budaya Postmodern dari The End of Modernity; Nihilisme and Hermeneutics in Post-Modern Culture, Yogyakarta, 45.

Hadirman, F. Budi,( 2004), Filsafat Modern dari Machiavelli sampai Nietzche, Jakarta : PT Gramedian Pustaka.

Hafizallah, Yandi, (2019), Pemikiran Muhammad Abed Al-Jabiri terhadap Nalar Arab: Konsep dan Relevansi, AL-Mawaiz, Jurnal Dakwah dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan, Vol. 10, no. 1.

Harry Hamema, 1992, Pintu Masuk ke Dunia Filsafat, Yogyakarta: Karisusu, 23.

Harun Hadiwijoyo, 1989 Sari Sejarah Filsafat Sejarah, Yogyakarta: Kanisius, 40.

Jihad dan Ummah, et al, 2023, Epistemologi Ilmu dalam Prespektif Islam, Universitas Muhammadiyah Gresik, , 2.

Kulsum, Epistemologi Islam Dalam Tinjauan Filosofis , (Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Vol 9 ), 235-236. 10.54437/urwatulwutsqo.v9i2.185”

Larens Bagus, 2000, Kamus Filsafat, Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 14.

Larens Bagus, Kamus Filsafat, (Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 2000), 929.

M. Quraish Shihab. (2006) Menabur Pesan Ilahi, al-Qur'an dan Dinamika Kehidupan Masyarakat. (Cet. I; Jakarta: Lentera Hati.

Mahbub Setiawan, 2013, Jurnal KRITIK TERHADAP EPISTEMOLOGI BARAT MODERN (PERSPEKTIF ISLAMIC WORLDVIEW), UMS:Pemikiran Islam, 4.

Malik dkk., Malik,Muhamad Ibnu et al, (2025), Evolusi Epistemologi Ilmu dari Yunani hingga Posmodernisme dan Implikasinya terhadap Paradigma Pendidikan Kontemporer, (MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran, , Vol. 12 No. 1, Page: 40-52), 42-43. Open Access l Url: https://jm.ejournal.id/index.php/mendidik.

Maryani, M., Siregar, I., Syukriss, A., & Munte, R. S, (2024) Kontruksi Epistemologi Ilmu Pengetahuan. Jurnal Genta Mulia, 15(2), 211–223.

Maskhuroh, “Maskhuroh, Lailatul, Aliran-Aliran Filsafat Barat Kontemporer ‘Postmodernisme’(Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Vol 10), 89-92. 10.54437/urwatulwutsqo.v10i1.258.”

Mehdi Ha’iri Yazdi, (1994), Ilmu Ḥuḍūrī (Knowledge by Presence), terj. Ahsin Muhammad, Bandung: Mizan,.

Misnal Munir, Makalah Pengantar Kulaih Filsafat Kontemporer pada Fakultas Ilmu Filsafat, Yogyakarta : Universitas Gadjah Mada,9.

Muhammad ibn Mukrim ibn Mansyur al-Afriqy, Lisan al-‘Arab. Cet. I; Bairut: Dart al-Syadir, t.th, 33.

Mulyadhi Kartanegara, (2003), Menyibak Tirai Kejahilan: Pengantar Epistemologi Islam, Bandung: Mizan, ,

Mulyadi Kartanegara, (2003), Menembus Batas Waktu Panorama Filsafat Islam. Cet. II; Bandung: Mizan, , 77.

Mutakallim, (28 Juni 2020, Menelusuri Bangunan Epistemologi Keislaman Klasik (Epistemologi Bayani, Burhani Dan Irfani),’ Jurnal Pendidikan Kreatif 1, No. 1): Https://Doi.Org/10.24252/Jpk.V1i1.14414. 4 Mutakallim.

Nashr, H, (1994),Tasawuf Dulu & Sekarang, terj.Abd Hadi,Pustaka Firdaus.

Nasr, S. H. (1987). Knowledge and the Sacred. Albany State University of New York Press.

Pajrian,Tira Reseki, et al,Epistemologi Filsafat, T(2023: PRIMER : Jurnal Ilmiah Multidisiplin),.”

Routledge 1998, Encyclopedia of Philosophy, ed. by Edward Craig, London: Taylor & Francis, 114.

Sari,Diana et al, 2020 Kedudukan epistemologi dalam filsafat barat, (JAQFI: Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam, Vol. 5, No. 1, 42.

Shidharta dan Darji Darmodiharjo, Pokok-Pokok Filsafat Hukum, Apa dan Bagaimana Filsafat HUkum Indonesia, (Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama, 2004,).

Soleh, 2018, Epistemologi Islam: integrasi agama, filsafat, dan sains dalam perspektif Al-Farabi dan Ibnu Rusyd, Yogyakarta: Ar-Ruzz Meida, 95.

Suparman dan Sobirin Marlian, 2003 Ide-ide Besar Sejarah Intelektual Amerika, Yogyakarta : UII Press, 49-50

Wajdi dan Soleh, “Wajdi, Muhammad Fasih, Legalitas Kedudukan Anak di Luar Nikah Perspektif Epistemologi Bayani, (Mutawasith: Jurnal Hukum Islam Vol 7), 295-29610.47971/mjhi.v7i1.919.”

Diterbitkan

2026-02-25

Cara Mengutip

Fajri, M. N., Rohanda, R., & Kodir, A. . (2026). Epistemologi Ilmu dalam Perspektif Islam dan Barat : Sebuah Telaah Komparatif. Arus Jurnal Psikologi Dan Pendidikan, 5(1), 255–269. https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i1.2239

Terbitan

Bagian

Artikel