Hubungan Prokrastinasi Akademik dengan Stres Akademik Pada Mahasiswa Pekerja Paruh Waktu
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i2.2655Kata Kunci:
mahasiswa pekerja paruh waktu, prokrastinasi akademik, stres akademikAbstrak
Mahasiswa pekerja paruh waktu memiliki kerentanan psikologis yang lebih tinggi dibandingkan mahasiswa non-pekerja karena harus menjalankan peran ganda sebagai mahasiswa dan pekerja secara bersamaan. Kondisi tersebut dapat memunculkan kecenderungan prokrastinasi akademik yang berkontribusi terhadap meningkatnya stres akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara prokrastinasi akademik dan stres akademik pada mahasiswa pekerja paruh waktu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian merupakan mahasiswa pekerja paruh waktu berusia 18–25 tahun yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi wilayah DKI Jakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Academic Procrastination Scale-Short Form (APS-S) untuk mengukur prokrastinasi akademik dan Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA) untuk mengukur stres akademik. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara prokrastinasi akademik dan stres akademik pada mahasiswa pekerja paruh waktu, yang berarti semakin tinggi tingkat prokrastinasi akademik maka semakin tinggi pula tingkat stres akademik yang dialami mahasiswa. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku menunda tugas akademik menjadi salah satu faktor psikologis yang berkaitan dengan meningkatnya tekanan akademik pada mahasiswa pekerja paruh waktu. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian psikologi pendidikan, khususnya terkait dinamika psikologis mahasiswa pekerja paruh waktu, serta menjadi pertimbangan bagi perguruan tinggi dalam merancang pendampingan akademik dan psikologis yang lebih adaptif.
Unduhan
Referensi
Antara, N. L. K. D. D. L., Purnomo, K. I., & Giri, M. K. W. (2025). Hubungan antara stres akademik dengan resiliensi mahasiswa S1 di indonesia: Tinjauan literatur. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(4), 16391–16396. 10.31004/jkt.v6i4.53348
Arifah, Z., & Sari, C. A. K. (2024). Pengaruh Work Study Conflict Terhadap Burnout Pada Mahasiswa Bekerja. Journal of Social, Culture, and Language, 2(2), 91-102.
Badan Pusat Statistik. (2023). Laporan bulanan data sosial ekonomi November 2023. BPS Indonesia. https://share.google/Vah4iCHDS9e3gIhOc
Badan Pusat Statistik. (2025). Judul tabel statistik yang digunakan. https://bps.go.id/id/statisticstable/3/Y21kVGRHNXZVMEl3S3pCRlIyMHJRbnB1WkVZemR6MDkjMw
Basaria, D., Zamralita, Z., & Aryani, F. X. (2021). Peran perfeksionisme terhadap prokrastinasi akademik pada remaja di DKI Jakarta. Psibernetika, 14(1).
Burka, J. B., & Yuen, L. M. (2024). Procrastination: Why you do it, what to do about it now. Hachette+ ORM.
Creed, P. A., Hood, M., Brough, P., Bialocerkowski, A., Machin, M. A., Winterbotham, S., & Eastgate, L. (2022). Student work-study boundary flexibility and relationships with burnout and study engagement. Journal of Education and Work, 35(3), 256-271. https://doi.org/10.1080/13639080.2022.2048250
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage publications.
Dewi, D. K., Agindaris, A. L., Susanto, A. R. A., & Wardani, F. D. (2025). Confirmatory Factor Analysis of the Academic Stress Scale. Indonesian Journal of Sports and Health Psychology, 1(01), 26-37. https://journal.unesa.ac.id/index.php/indojshp/article/view/35777
Fauziah, R. S., & Hanami, Y. (2024). Balancing Academic and Personal Life: Challenges for Medical Students. Psyche 165 Journal, 228-234. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v17i3.390
Ferrari, J. R., Johnson, J. L., & McCown, W. G. (1995). Procrastination and task avoidance: Theory, research, and treatment. Springer Science & Business Media.
Gadzella, B. M. (1994). Student-life stress inventory: Identification of and reactions to stressors. Psychological reports, 74(2), 395-402. https://doi.org/10.2466/pr0.1994.74.2.395
Ganendra, V. R. (2024). Etos Kerja Mahasiswa Pekerja Paruh Waktu:: Pendekatan Fenomenologi. Jurnal Exact: Kajian Kemahasiswaan, 2(1), 12-25. https://ejournal.uin-suka.ac.id/tarbiyah
Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Happsari, A. A., & Zikrinawati, K. Ikhrom.(2025). Pengalaman Mahasiswa Pekerja paruh waktu dalam Menghadapi Stres Akademik Selama Kuliah. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 15518-15526. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/27993
Hayati, N., & Meliyani, R. (2025). Hubungan Stres Akademik Dengan Kesehatan Mental Pada Mahasiswa Di Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 16(1), 368-374.
Hidayat, M. T., & Hasim, W. (2023). Putting it off until later: A survey-based study on academic procrastination among undergraduate students. Journal of Educational, Cultural and Psychological Studies (ECPS Journal), (28), 27–38. https://doi.org/10.7358/ecps-2023-028-taha
Humayra, S., & Kumalasari, L. D. (2025). Motivasi mahasiswa dalam memilih bekerja paruh waktu: Studi kasus pada mahasiswa prodi sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 8(3), 597–604.
Istikomah, R., & Setiawan, A. (2023). Efek bekerja paruh waktu terhadap prestasi akademik mahasiswa. TA'LIMUNA: Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 179-188. https://doi.org/10.32478/talimuna.v12i2.1924
Lasmi, N. W., & Sukarnasih, D. M. (2024). Pengelolaan Kinerja Mahasiswa Pekerja Paruh Waktu: Peran Manajemen Waktu, Self-efficacy, dan Profesionalisme. Jurnal Ekobistek, 13(1), 1-6. https://doi.org/10.35134/ekobistek.v13i1.734
Leedy, P. D., Ormrod, J. E., & Johnson, L. R. (2021). Practical research: Planning and design (13th ed.). Pearson Education.
Linggasari, L. Y., & Kurniawan, R. Y. (2019). Hubungan kerja paruh waktu dengan prestasi akademik mahasiswa jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Surabaya angkatan 2015. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), 7(3), 92-98.https://doi.org/10.26740/jupe.v7n3.p92-98
Mardelina, E., & Muhson, A. (2017). Mahasiswa bekerja dan dampaknya pada aktivitas belajar dan prestasi akademik. Jurnal Economia, 13(2), 201-209.https://doi.org/10.21831/economia.v13i2.13239
McCloskey, J. D. (2011). Finally, my thesis on academic procrastination (Master’s thesis). Retrieved from ProQuest, UMI Dissertations Publishing. (1506326).
Memon, M. A., Ting, H., Cheah, J. H., Thurasamy, R., Chuah, F., & Cham, T. H. (2020). Journal of applied structural equation modeling. Journal of Applied Structural Equation Modeling. 10.47263/JASEM.9(1)01
Meriana, T. (2025). Fenomena Kesehatan Mental Mahasiswa di Tahun 2025: Urgensi Help-Seeking Behavior Sebagai Strategi Adaptif. Syntax Idea, 7(9), 1102-1112.https://doi.org/10.46799/syntaxidea.v7i9.13548
Nurcahyani, D. I., & Prastuti, E. (2020). Regulasi diri sebagai prediktor stres akademik mahasiswa bekerja paruh waktu. Psikovidya, 24(2), 94-101.
Pascoe, M. C., Hetrick, S. E., & Parker, A. G. (2020). The impact of stress on students in secondary school and higher education. International journal of adolescence and youth, 25(1), 104-112. https://doi.org/10.1080/02673843.2019.1596823
Pérez Zúñiga, R., Martínez García, M., & Oliva Ibarra, F. E. (2025, December). Employability and its relationship with the competency-based approach, teaching methodologies, and assessment in higher education: a systematic review. Frontiers in Education (Vol. 10, p. 1703144). Frontiers Media SA.10.3389/feduc.2025.1703144
Pertiwi, G. (2020). Pengaruh stres akademik dan manajemen waktu terhadap prokrastinasi akademik. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi. 10.30872/psikoborneo
Prameswari, A. K., Muzhaffar, K. R., Wicaksana, M. G., Rosaliya, & Rosyani, P. (2025). Prokrastinasi akademik terhadap tingkat stress mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pamulang angkatan 2024. LOGIC: Jurnal Ilmu Komputer dan Pendidikan, 3(6), 514–523. https://journal.mediapublikasi.id/index.php/logic
Purba, N. S. P., Jatmika, D., & Lee, C. F. (2024). The relationship between resilience and well-being on suicidal ideation. Psikoislamika: Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam, 21(2), 173-184.
QS Global Student Survey. (2022). Student part-time working trends in Southeast Asia. Retrieved from, https://www.qs.com/research/global-student-survey-2022
Rahimi, S., & Hall, N. C. (2021). Why are you waiting? Procrastination on academic tasks among undergraduate and graduate students. Innovative Higher Education, 46(6), 759-776.
Rasyid, A. F., Wangsya, A. P. D., & Putri, D. A. D. (2023). Indonesian adaptation of academic procrastination-Short form (APS-S): Validity and reliability. Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP), 9(1), 25-34. 10.22146/gamajpp.76717
Samaratunga, M., Kamardeen, I., & Chathurangi, B. N. M. (2025). Work–Study Conflict Stressors and Impacts: A Cross-Disciplinary Analysis of Built Environment Undergraduates. Buildings, 15(6), 973. https://doi.org/10.3390/buildings15060973
Saputra, P. H., & Kusumawat, Y. T. (2025). Pengaruh beban kerja dan work life balance terhadap kinerja akademik mahasiswa paruh waktu di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. Balance: Jurnal Akuntansi dan Manajemen, 4(2), 583-593.
Setiawan, J. R. A., & Virlia, S. (2022). Hubungan Stres Akademik Dengan Ketergantungan Merokok Pada Mahasiswa. Psibernetika, 15(1).
Sholeha, R. S. J. I., & Alifia, N. (2025). Analisis Work Life Balance Dan Upaya Mengatasi Peran Konflik Pada Mahasiswa Pekerja paruh waktu. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 1(6), 705-713. https://doi.org/10.59435/menulis.v1i6.414
Sirois, F. M., & Pychyl, T. A. (2013). Procrastination and the priority of short-term mood regulation: Consequences for future self. Social and Personality Psychology Compass, 7(2), 115–127.https://doi.org/10.1111/spc3.12011
Stallman, H. M. (2020). Health theory of coping. Australian Psychologist, 55(4), 295-306. https://doi.org/10.1111/ap.12465
Steel, P., & Klingsieck, K. B. (2016). Academic procrastination: Psychological antecedents revisited. Australian Psychologist, 51(1), 36-46. https://doi.org/10.1111/ap.12173
Subandy, K., & Jatmika, D. (2020). Hubungan psychological capital dengan coping stress pada mahasiswa yang bekerja. Psibernetika, 13(2). http://dx.doi.org/10.30813/psibernetika.v13i2.2382
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (3rd ed.). Alfabeta. [ISBN: 978-623-346-089-7]
Sun, J., Dunne, M. P., Hou, X.-Y., & Xu, A.-Q. (2011). Educational stress scale for adolescents: Development, validity, and reliability with chinese students. Journal of Psychoeducational Assessment, 29(6), 534–546. https://doi.org/https://doi.org/10.1177/0734282910394976
Svartdal, F., Dahl, T. I., Gamst-Klaussen, T., Koppenborg, M., & Klingsieck, K. B. (2020). How study environments foster academic procrastination: Overview and recommendations. Frontiers in psychology, 11, 540910. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.540910
Tight, M. (2023). Employability: a core role of higher education?. Research in Post-Compulsory Education, 28(4), 551-571. https://doi.org/10.1080/13596748.2023.2253649
Widyastuti, W. (2025). The Relationship Between Job Demands and Self-Efficacy on Academic Stress Levels in Working Students in Sidoarjo City. Academia Open, 10(1), 10-21070. https://doi.org/10.21070/acopen.10.2025.11141
Yockey, R. D. (2016). Validation of the short form of the academic procrastination scale. Psychological Reports, 118(1), 171-179. https://doi.org/10.1177/0033294115626825.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Uday Fauzan AS Siddiky , Tju Meriana

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










