Faktor Keberhasilan Rehabilitasi Sosial pada WBP Kasus Narkotika di Lapas
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v4i3.1720Keywords:
Faktor Keberhasilan, Narkoba, Rehabilitasi sosialAbstract
Seiring berkembangnya zaman, permasalahan yang dialami oleh masyarakat juga semakin beragam. Salah satu permasalahan yang serius dan tidak dapat diabaikan yaitu penyalahgunaan narkoba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi keberhasilan rehabilitasi sosial pada WBP kasus narkotika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan data pada penelitian ini yaitu wawancara semi-terstruktur pada partisipan dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) dengan proses membaca transkrip secara berulang, membuat catatan awal, membuat tema emergen, membuat tema superordinat. Hasil dari penelitian ini adalah faktor yang mempengaruhi keberhasilan rehabilitasi sosial pada seluruh partsipan dibedakan menjadi dua faktor, faktor internal dan eksternal. Faktor internal terdiri dari kesadaran diri, niat untuk berubah atau berhenti, tujuan, motivasi, dan komitmen. Sedangkan faktor eksternal terdiri dari keluarga, konselor, pertemanan, dan lingkungan.
Downloads
References
Afriani, M. S., & Sari, K. A. K. (2017). Proses Pengambilan Keputusan untuk Berhenti Menggunakan Narkoba pada Mantan Pecandu Narkoba di Wilayah Denpasar. Arc. Com. Health, 4(2), 19–27.
Andika, F., Rahmi, N., & Yulianti. (2022). Pengaruh Peran Konselor Adiksi dan Peran Keluarga Terhadap Pemulihan Klien Korban Penyalahgunaan Narkotika di Kecamatan Baitussalam Aceh Besar. Journal of Healtcare Technology and Medicine, 8(2), 2615–109.
Aridhona, J., Barmawi, & Junita, N. (2017). Hubungan Antara Dukungan Sosial dengan Motivasi Pasca Kesembuhan pada Remaja Penyalahgunaan Narkoba di Banda Aceh. Jurnal Sains Psikologi, 6(November), 43–50.
BNN. (2024). Masyarakat Bergerak, Bersama Melawan Narkoba Mewujudkan Indonesia Bersinar.
Handhika G. Fajri, A. (2023). Pelaksanaan Rehabilitasi Narkotika Sebagai Upaya Perawatan Warga Binaan Pemasyarakatan Penyalahgunaan Narkotika Di Lapas Kelas Iia Cibinong. SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial Dan Budaya, 25(1), 35–53. https://doi.org/10.23960/sosiologi.v25i1.398
Handoyo, M. F., Maisaroh, A. F., Nizzar, A. Z., & Salsabila, M. (2024). Proses Pemberdayaan Terhadap Narapidana Narkoba Di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIa Banceuy Bandung. Das Sollen: Jurnal Kajian Kontemporer Hukum Dan Masyarakat, 2023, 1–13. https://doi.org/10.11111/dassollen.xxxxxxx
Hidayah, F., Lubis, Z., & Simanjuntak, J. S. B. P. (2023). Perilaku Sosial Pasien Rawat Jalan Dalam Ketergantungan Narkotika. Jurnal Analisa Sosiologi, 12(1), 36–65. https://doi.org/10.20961/jas.v12i1.63878
Johanna, P., Purba, F. L., Tarigan, B. A., Sitorus, F. H. D., & Aritonang, M. G. (2024). Makna Hidup Bagi Pecandu Narkoba Di Rehabilitasi Narkoba Sibolangit Centre. Psikologi Prima, 7(1), 68–72. https://doi.org/10.34012/psychoprima.v7i1.4891
Khotimah, Z. K., & MH, G. (2021). Literature Review: Persepsi Residen Pecandu Narkoba yang Menjalani Rehabilitasi terhadap Program Therapeutic Community. Borneo Student Research, 2(2), 1170–1180.
Kristaningsih, S. A., Suryanto, & Rahayu, Y. P. (2020). Peran Lapas dan Lapasustik Pada Residivis Narkoba Pengguna. Al-Daulah: Jurnal Hukum Dan Perundangan Islam, 10(1), 114–138. https://doi.org/10.15642/ad.2020.10.1.114-138
Lerner, A., & Klein, M. (2019). Dependence, withdrawal and rebound of CNS drugs: an update and regulatory considerations for new drugs development. Brain Communications, 1(1). https://doi.org/10.1093/braincomms/fcz025
Lubis, A. A., Pirandy, G., & Ritonga, F. U. (2024). Pengaruh Dukungan Keluarga Terhadap Keberhasilan Rehabilitasi Pecandu Narkoba. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 3(10).
Maharani, N. L., Ginting, B., & Ritonga, F. U. (2023). Motivasi Diri Sebagai Faktor Keberhasilan Rehabilitasi Pecandu Narkoba Di LRPPN Bhayangkara Indonesia. Krepa: Kreativitas Pada Abdimas, 1(11), 41–50.
Munir, A., Prihatin, P. S., Freddy, H. T. R., & Saudi, A. (2024). Overcrowding Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan Ditelisik dari Perspektif Viktimologi (Studi Terhadap Overcrowding Warga Binaan di Provinsi Riau). TRIAS POLITIKA, 8(2), 193–204. https://doi.org/https://doi.org/10.33373/jtp.v8i2.6416
Pangestu, R. M. D., & Rahaditya, R. (2023). Urgensi Rehabilitasi Sosial Terhadap Narapidana Pecandu Narkotika di Lingkungan Lembaga Pemasyarkatan. Unes Law Review, 6(2), 5802–5808.
Pemasyarakatan, D. J. (2025). Petunjuk Pelaksanaan Rehabilitasi Pemasyarakatan Tahun 2025 Nomor PAS.6-PK.06.05-3131.
Pertama, I. A., Suwarni, L., & Abrori. (2019). Gambaran Faktor Internal dan Eksternal yang Mempengaruhi Kejadian Relapse Pecandu Narkoba Di Kota Pontianak. JKMK (Jurnal Kesehatan Masyarakat Khatulistiwa), 6(3), 79–89. https://doi.org/10.29406/jkmk.v6i3.1771
Prasetyo, I. J., Widiarto, D. S., FSM, N. A., Yenny, & Wardhani, W. D. S. (2024). Dukungan Sosial Konselor Adiktif dan Keluarga dalam Program Rehabilitasi Pecandu Narkoba. SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(1), 121–129. https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v3i1.3524
Primanda, W. (2015). Hubungan Dukungan Sosial dengan Motivasi untuk Sembuh pada Pengguna Napzadi Rehabilitasi BNN Tanah Merah Samarinda Kalimantan Timur. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 3(1), 1–7.
R, N. A., Alang, H. . S., & Rahmatiah, S. (2020). Peran Konselor Adiksi Dalam Menangani Pecandu Narkoba Di Yayasan Kelompok Peduli Penyalahgunaan Narkotika Dan Obat-Obatan Terlarang (YKP2N) Makassar. Jurnal Washiyah, 1(2), 487–500.
Rafsanjani, A. A., Fahrizal, Y., & Triyana. (2024). Penerapan Konseling Gestalt Terhadap Peningkatan Self Awerenes Pada Pasien Penyalahgunaan NAPZA: Case Report. An-Najat : Jurnal Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 2(2), 249–261.
Renny, C. A., & Maemonah, M. (2020). Implementasi Konsep Tazkiyyatun Nafsi Imam Al-Ghazali dalam Kitab Ihya’u Al-Ulumuddin dan Teknik Self-Management Terhadap Kebermaknaan Hidup Residen Pecandu Narkoba. Ghaidan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Dan Kemasyarakatan, 4(1), 28–33. https://doi.org/10.19109/ghaidan.v4i1.5807
Ruhaeda, F. D., & Huraerah, A. (2019). Penerapan Therapeutic Community (TC) dalam Penanganan Masalah Napza di Panti Rehabilitasi Sosial Yayasan Sekar Mawar Bandung. Sustainability (Switzerland), 11(1), 64–76.
Sari, N. L. K. R., Hamidah, H., & Marheni, A. (2020). Terapi Kognitif Perilaku untuk Menurunkan Potensi Kekambuhan pada Narapidana Mantan Pecandu Narkoba. Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah, 12(1), 113–122. https://doi.org/10.15294/intuisi.v12i1.22276
Sherly Aztri, & Mirra Noor Milla. (2013). Rasa Berharga Dan Pelajaran Hidup Mencegah Kekambuhan Kembali Pada Pecandu Narkoba Studi Kualitatif Fenomenologis. Jurnal Psikologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau, 9(Juni), 48–63.
Sunardi, K. S., & Sofiana, L. (2023). Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Motivasi Untuk Sembuh Penyalahguna Napza DiSunardi, K. S., & Sofiana, L. (2023). Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Motivasi Untuk Sembuh Penyalahguna Napza Di Panti Rehabilitasi Yayasan Indocharis Sleman. Jurnal. Jurnal Permata Indonesia, 14(1), 61–71. https://doi.org/10.59737/jpi.v14i1.230
Suparno, S. F. (2017). Hubungan Dukungan Sosial dan Kesadaran Diri dengan Motivasi Sembuh Pecandu Napza. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 5(2), 173–179. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v5i2.4358
Susila, W. D. C., & Daulima, N. H. C. (2020). Faktor Penyebab Kekambuhan pada Mantan Penyalahguna NAPZA. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 11(2), 385–388.
Syaiful, I. A., & Dearly. (2015). Program Peningkatan Resiliensi Bagi Pecandu Narkoba: Pendekatan Riset Tindakan Berbasis Kualitatif. In Jurnal Intervensi Psikologi (JIP) (Vol. 7, Issue 1, pp. 116–129). https://doi.org/10.20885/intervensipsikologi.vol7.iss1.art7
Yulia, A. (2017). Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Kejadian Relapse Pada Klien Ketergantungan Napza. UNES Journal of Social And Economics Research, 2(1), 085. https://doi.org/10.31933/ujser.2.1.085-096.2017
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Intan Nirmalasari, Siti Jaro’ah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










