Keseimbangan Hidup Sebagai Kunci Kepuasan Kerja Tenaga Medis
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v4i3.1763Keywords:
keseimbangan kehidupan kerja, kepuasan kerja, tenaga medisAbstract
Tenaga medis memiliki peran vital dalam sistem pelayanan kesehatan dan kerap menghadapi beban kerja tinggi, jam kerja panjang, serta tekanan emosional yang berdampak pada keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance) dan kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh work-life balance terhadap kepuasan kerja pada tenaga medis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel terdiri dari 104 tenaga medis di Sumatera Barat yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan berupa skala work-life balance dari Fisher dkk. (2009) dan skala kepuasan kerja dari Spector (1997) yang telah dimodifikasi. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara work-life balance terhadap kepuasan kerja dengan nilai koefisien korelasi r = 0,674 dan R² = 0,454 (p < 0,01). Artinya, semakin baik work-life balance yang dimiliki tenaga medis, maka semakin tinggi tingkat kepuasan kerja yang dirasakan. Hasil ini menegaskan pentingnya dukungan institusi dalam menciptakan keseimbangan kerja-pribadi guna meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pelayanan tenaga medis.
Downloads
References
Aryanti, Nita, & Arifianto, C. F. (2024). PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN KEADILAN PROSEDURAL TERHADAP TURNOVER INTENTION PADA AKADEMISI YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM AL-BASYARIAH. JURNAL INTELEK INSAN CENDIKIA, 1(6). 1918-1935. NDIKIA https://jicnusantara.com/index.php/jiic
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: BPS.
Clark, S. C. (2000). Work/family border theory: A new theory of work/family balance. Human Relations, 53(6), 747–770.
Darmawan, A., & Salim, R. (2020). Pengaruh work-life balance terhadap employee engagement pada karyawan. Jurnal Psikologi, 16(1), 45–56. https://doi.org/10.22146/jpsi.50321
Dataloka. (2023). Jumlah SDM Kesehatan di Indonesia Mencapai 2,08 Juta Orang pada 2023. Diakses pada 22 Juli 2025 di https://dataloka.id/humaniora/856/jumlah-sdm-kesehatan-di-indonesia-mencapai-208-juta-orang-pada-2023/?utm_source=chatgpt.com#google_vignette
Endeka, R. F., Rumawas, W., & Tumbel, T. (2020). Worklife Balance dan Kompensasi terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT Hasjrat Abadi Cabang Kotamobagu. Productivity. 1(5). 436-440. e-ISSN. 2723-0112.
Field, A. P. (2009). Discovering statistics using SPSS: (and sex, drugs and rock “n” roll) (3rd ed). Los Angeles: SAGE Publications.
Fisher, G. G., Bulger, C. A., & Smith, C. S. (2009). Beyond work and family: A measure of work/nonwork interference and enhancement. Journal of Occupational Health Psychology, 14(4), 441–456.
https://doi.org/10.1037/a0016737
Jenar, S. C., Bahri, M. S., & Amani, T. (2024). Pengaruh Pengembangan Karir, Budaya Organisasi, danBudayakerja Terhadap Kinerja Karyawan dengan KepuasanKerjaSebagaiVariabel Intervening di PT. KAI (PERSERO) Kota Probolinggo. Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi. 4(1). 317-331. ISSN : 2828-5298
Kementerian Kesehatan RI. (2024). Transformasi Sistem Kesehatan Indonesia.
Kurniawan, A. E., Nurnidawati, D., & Putri, D. N, R, S. (2025). Hubungan Kepuasan Kerja dengan Kesejahteraan Subjektif pada Perawat di RSJ Dr. Radjiman Wediodiningra. Jurnal Penelitian Psikologi, 12(1), 1-16. doi:https://doi.org/10.26740/cjpp.v12n1.p1-16
LaporCOVID-19. (2021). Laporan Psikososial Tenaga Kesehatan di Masa Pandemi COVID-19.
Mulyani, S., & Widodo, S. (2021). Hubungan antara work-life balance dengan kepuasan kerja perawat di rumah sakit swasta. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 9(3), 150–158.Karunia, N., Yuliani, I., & Ramadhan, H. (2021). Gender, Work-Life Balance dan Kepuasan Kerja Tenaga Medis. Jurnal Manajemen dan Kesehatan, 5(1), 45–57.
Putri, F. P., & Mulyani, S. (2021). Pengaruh work-life balance terhadap kepuasan kerja dan turnover intention pada tenaga kesehatan di rumah sakit. Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental, 6(2), 87–97.
Rizan, M., Hanoum, F. C., & Kresnamukti, A. (2022). PERAN WORK-LIFE BALANCE DAN STRESS KERJA DALAM MENCIPTAKAN KEPUASAN KERJA SERTA PENGARUHNYA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN YANG DIBERIKAN OLEH TENAGA KESEHATAN RUMAH SAKIT DI KARAWANG. Jurnal Riset Manajemen Sains Indonesia (JRMSI), 13(2), 306-330. http://doi.org/10.21009/JRMSI
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior (17th ed.). Pearson.
Spector, P. E. (1997). Job Satisfaction: Application, Assessment, Causes, and Consequences. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Sugiyono, P. D. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif Kulitatif Dan R&D (Cetakan Ke). Alfabeta, Bandung.
Tampubolon, E. (2022). Hubungan Atara Work Life Balance Dengan Kepuasan Kerja Pada Karya Di PT. Latex Indo Toba Perkasa Binjai. Univrsitas Medan Area, Fakultas Psikologi, Medan. https://repositori.uma.ac.id/bitstream/123456789/18181/1/178600359%20%20Elisabeth%20Tampubolon%20-%20Fulltext.pdf
Wenno, M. W. (2018). Hubungan antara Work Life Balance dan Kepuasan Kerja pada Karyawan di PT PLN PERSERO Area Ambon. Jurnal Maneksi, 7(1), 47–54. https://doi.org/10.31959/jm.v7i1.86
Wibisono, E. S. (2022). Hubungan Antara Work-Life Balance Dengan Employee Engagement Pada Karyawan PT. Latexindo Toba Perkasa Binjai. Skripsi, 79 https://repositori.uma.ac.id/bitstream/123456789/18443/1/178600372%20%20Erika%20Safitri%20Wibisono%20-%20Fulltext.pdf
World Health Organization. (2022). Mental health and psychosocial well-being among health workers during the COVID-19 pandemic. Geneva: WHO.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yosa Aunianova, Harri Kurniawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










