Masa Keemasan Islam: Kontribusi Peradaban Islam terhadap Perkembangan Ilmu Pengetahuan Dunia
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i2.2898Keywords:
Masa Keemasan Islam, Sejarah Sains, Metode Ilmiah, Ibnu Sina, Al-Khwarizmi, Transmisi PengetahuanAbstract
Masa Keemasan Islam, yang berlangsung dari abad ke-8 hingga ke-14 M, adalah periode yang sangat penting karena meletakkan dasar bagi perkembangan sains modern. Artikel ini akan membahas tentang kontribusi besar peradaban Islam dalam bidang matematika, kedokteran, optik, dan astronomi, serta bagaimana hal tersebut mempengaruhi Renaisans di Eropa. Dengan melakukan tinjauan terhadap berbagai sumber sejarah, baik primer maupun sekunder, artikel ini menemukan bahwa ilmuwan seperti Al-Khwarizmi, Ibnu Sina, dan Ibnu al-Haytham tidak hanya melestarikan ilmu pengetahuan kuno, tetapi juga melakukan revolusi metodologi dengan menggunakan pendekatan eksperimental. Hasil pembahasan ini menunjukkan bahwa penyebaran pengetahuan dari dunia Islam melalui wilayah Andalusia dan Sisilia menjadi kunci utama bagi kemajuan intelektual di Barat. Dapat disimpulkan bahwa metode ilmiah modern yang kita kenal sekarang sebenarnya berakar pada tradisi empirisme yang telah berkembang selama Masa Keemasan Islam.
Downloads
References
Asy'ari, H. (2017). Renaisans Eropa dan Transmisi Keilmuan Islam ke Eropa. JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam), 1(1), 1–16.
Noktaria, M., Marlia, A., Oktapia, E., Rahmawati, L., & Panes, A. (2025). Kontribusi Ilmuwan Muslim dalam Mengimplementasikan Ilmu Pengetahuan pada Masa Keemasan Islam. EDU SOCIETY: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian kepada Masyarakat, 5(1).
Rayyahun, A., Sukmana, A. S., Widianti, A., Hasaruddin, & Harisa, R. (2025). Transmisi Peradaban Islam ke Dunia Barat: Jalur, Kontribusi, dan Dampaknya terhadap Renaisans Eropa. Jurnal Alwatzikhoebillah: Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora, 11(2).
Ananda, K. T., Maulidina, N., W.S, E. B., & Fahmy, A. F. R. (n.d.). Kontribusi ilmuwan Muslim dalam perkembangan matematika. Prosiding Santika 2 Seminar Nasional Tadris Matematika UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
Aryaningrum, D., Putra, I. P., Fajrian, N. P., Maffella, R. B., & Jenuri. (2025). Kontribusi peradaban Islam terhadap sains modern: Mengungkap akar sejarah Al-Khawarizmi. Jurnal Ilmiah Multidisiplin MERDEKA, 3(2), 288–291.
Ibrahim, S. (2017). Pemikiran Ibnu Haitsam dalam ilmu optik dan pengaruhnya terhadap perkembangan ilmu optik modern (Skripsi). IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Sarmiati, Batubara, S., Ansori, Novianti, R. W., Hardani, D., Maidani, Reyhan, M., Ridwan, S., & Haryono, S. (2025). Tokoh-tokoh sains dalam peradaban Islam: Konsep sains, perkembangan historis, dan pengaruhnya terhadap ilmu pengetahuan modern. JALHu: Jurnal Al Mujaddid Humaniora, 11(2), 173–181.
Wulandari, D., Rahayu, N. M., & Fajar, D. M. (n.d.). Inspirasi ilmuwan Muslim fisika (Ibnu Al-Haitham) dalam menarik minat belajar siswa pada materi optika. Implementasi Pembelajaran Sains Qur’anik, 215–219.
Al-Zubi, D. H., Abdulkarim, M., Idriz, M., Fareh, S., & Al-Leheabi, S. (2025). Translation and ophthalmology during the Abbasid Era: Hunayn bin Isḥāq’s "In the Eye, Two Hundred and Seven Issues" as a model of medical scholarship. Cogent Arts & Humanities, 12(1).
Fatmawati, F. (2025). From manuscripts to algorithms: Tracing the Islamic roots of knowledge transmission in the evolution of information technology. Lex Localis - Journal of Local Self-Government, 23(2).
Journal of the British Islamic Medical Association [JBIMA]. (2024). The Golden Age of Islamic Medicine: Pioneering innovations and enduring legacies in global healthcare. Journal of the British Islamic Medical Association, 12(3).
Khan, H. (2025). The Golden Age of Islam: Key contributions to medicine. Honi Soit Academic Review, 41(1).
Maqolat Research Team. (2025). The role of translation in the development of scientific knowledge in the premodern Islamic world. MAQOLAT: Journal of Islamic Studies, 3(1), 31-43.
Weber, A. S. (2023). Clinical applications of the history of medicine in Muslim-majority nations. Journal of the History of Medicine and Allied Sciences, 78(1), 46–61.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Putri Zahra Ramadani, Khilda Millatul Haq , Yasmin Nur Iman, Diah Rahayu, Abdul Fadhil

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










