Hubungan Penggunaan Media Sosial TikTok terhadap Brain Rot Remaja

Authors

  • Slamet Danu Wijianto Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta
  • Titik Muti’ah Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta
  • Haniek Farida Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i2.3005

Keywords:

Media Sosial TikTok, Brain Rot, Remaja, Perkembangan

Abstract

Media sosial TikTok menyediakan hiburan cepat dan instan lewat algoritma video singkat sehingga menyebabkan gangguan terhadap perkembangan remaja pada aspek sosial,emosional dan kognitif. Fenomena kelelahan mental dan kognitif yang diakibatkan konsumsi berlebihan konten video pendek tidak berbobot disebut dengan isitilah Brain Rot oleh Oxford World Press 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan antara penggunaan media sosial TikTok dan Brain Rot remaja. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan rancangan penelitian korelasional.Populasi dalam penelitian ini adalah 115 mahasiswa X Angkatan 2025. Teknik pengumpulan subjek penelitian menggunakan teknik Purposive Sampling dengan kriteria (1) Mahasiswa X Angkatan 2025; (2) Memiliki akun di media sosial TikTok; (3) Berusia 18-21 Tahun. Hasilnya, terdapat 70 orang yang memenuhi kriteria, sehingga total 61 peserta penelitian yang direkrut melalui penyebaran kuesioner via tautan Google Forms. Variabel penggunaan media sosial TikTok dikur menggunakan skala dari aspek teori SONTUS (Social Networking Time Use Scale) Olufadi, (2016) dan skala Brain Rot dari aspek Yousef et al., (2025).Analisis hasil penelitian ini menggunakan teknik korelasi product moment dari pearson dengan software Jamovi version 2.6.44 for windows. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara variabel penggunaan media sosial TikTok dan Brain Rot dengan nilai r positif. r = 0,352 dengan nilai p-value = 0,005 (p < 0,05). Nilai koefisien determinasi R² = 0,124 menunjukkan penggunaan TikTok menyumbang 12,4% terhadap fenomena Brain Rot remaja. Temuan ini menegaskan pentingnya untuk membatasi penggunaan media sosial dan konsumsi video pendek bagi remaja dan bagi orang tua penting untuk memberikan kontrol terhadap penggunaan media sosial remaja.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-06-30

How to Cite

Wijianto, S. D., Titik Muti’ah, & Haniek Farida. (2026). Hubungan Penggunaan Media Sosial TikTok terhadap Brain Rot Remaja. Arus Jurnal Psikologi Dan Pendidikan, 5(2), 1990–1996. https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i2.3005

Issue

Section

Artikel